Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

SEA Games 2019

Timnas Basket Putra Terhenti di Semifinal SEA Games 2019

Senin 09 Dec 2019 21:15 WIB

Red: Israr Itah

Timnas basket putra Indonesia (ilustrasi). Timnas basket putra Indonesia akan memperebutkan perunggu setelah kalah dari Filipina di semifinal SEA Games 2019.

Timnas basket putra Indonesia (ilustrasi). Timnas basket putra Indonesia akan memperebutkan perunggu setelah kalah dari Filipina di semifinal SEA Games 2019.

Foto: Istimewa
Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam pada perebutan perunggu SEA Games 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas basket putra Indonesia harus puas hanya bertarung memperebutkan medali perunggu setelah terhenti di semifinal SEA Games 2019. Tim asuhan Radjo Toroman harus mengakui keunggulan tuan rumah Filipina 70-97 pada laga empat besar di Mall of Asia, Manila, Senin (9/12) malam.

Baca Juga

Timnas basket putra Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam pada perebutan perunggu SEA Games 2019 di tempat yang sama, Selasa (9/12) sore. Vietnam takluk dari Thailand 95-101 pada semifinal pertama yang berlangsung lebih dulu.

Ini merupakan penurunan dari hasil SEA Games 2017. Saat itu Indonesia meraih perak setelah kalah 55-94 dari Filipina pada partai final di Malaysia.

Coach Toro menurunkan starter Andakara Prastawa Dhyaksa, Abraham damar Grahita, Kaleb Ramot Gemilang, Muhammad HardianWicaksono, dan Laurentius Steven Oei sebagai starter. Sementara pelatih Filipina Tim Cone memainkan Stanley Pringle, Christopher Ross, Japeth Aguilar, Christian Standhardinger, dan Matthew Andrew Wright sebagai lima pertama.

Filipina membuka skor dengan permainan cepat mengandalkan Standhardinger sebagai bigman. Laga berjalan dua menit, Filipina sudah memimpin 7-0. Indonesia baru bisa membuka skor setelah laga berjalan 2 menit 22 detik lewat tembakan tiga angka Prastawa. Timnas basket kemudian membuat penyesuaian defense untuk fokus menjaga keyhole. Strategi ini cukup berhasil menahan laju Filipina, terutama karena tembakan jarak jauh lawan macet. Kuarter pertama Filipina hanya unggul tipis 24-20.

Indonesia masih bisa meladeni Filipina pada awal kuarter kedua mengandalkan tembakan-tembakan jarak jauh. Filipina membalasnya dengan permainan mengandalkan bigman di bawah ring. Di sisi lain, Filipina makin mengetatkan pertahanan menjaga alur bola ke para guard Indonesia sehingga tak leluasa menerima bola atau melepaskan tembakan. Permainan Filipina ini efektif menekan skor Indonesia yang hanya mencetak delapan poin pada kuarter kedua. Halftime berakhir dengan keunggulan 11 angka Filipina 39-28.

Mimpi buruk Indonesia terjadi pada kuarter ketiga saat Filipina mulai menemukan sentuhan tembakan jarak jauh. Hujan tembakan tiga angka ke ring Indonesia membuat Filipina melesat menutup kuarter ketiga dengan skor 78-45.

Keunggulan jauh ini membuat Filipina sedikit mengendur menjelang laga berakhir. Tuan rumah 'hanya' mencetak 19 angka dan kebobolan 25 poin, namun tetap menutup laga dengan selisih lebar 97-70. Filipina akan berhadapan dengan Thailand pada final yang berlangsung Selasa malam di Mall of Asia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA