Saturday, 25 Zulhijjah 1441 / 15 August 2020

Saturday, 25 Zulhijjah 1441 / 15 August 2020

Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Magelang

Senin 09 Dec 2019 20:14 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Angin kencang (ilustrasi). Tiga kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dilanda angin kencang pada Senin (9/12) siang.

Angin kencang (ilustrasi). Tiga kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dilanda angin kencang pada Senin (9/12) siang.

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Tiga kecamatan di Kabupaten Magelang diterjang angin kencang, Senin siang.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah kembali diterjang angin kencang, yakni Mertoyudan, Dukun, dan Kajoran. Beberapa hari terakhir, angin kencang sering melanda kabupaten itu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edy Susanto di Magelang, Senin, mengatakan hujan dengan intensitas ringan-sedang disertai angin kencang sejak pukul 15.00 WIB di sebagian wilayah Kabupaten Magelang. Ia menuturkan angin kencang tersebut mengakibatkan pohon tumbang di beberapa lokasi sehingga menutup akses jalan serta menimpa rumah warga dan jaringan listrik.

Edy menyebutkan, di Kecamatan Mertoyudan angin kencang terjadi di Dusun Japunan, Desa Danurejo mengakibatkan pohon beringin dengan tinggi 15 meter miring dan akarnya terangkat.

"Kondisi tersebut mengancam pedagang pasar dan akses jalan, kami sedang melakukan koordinasi dengan DPU PR dan PLN. Penanganan menunggu crane," katanya.

Di Kecamatan Dukun, angin kencang menyapu Dusun Kembang, Desa Ngadipuro mengakibatkan pohon tumbang menimpa rumah milik Sawali hingga kondisinya rusak ringan. Di Dusun Karanggondang, Desa Ngadipuro, sebatang pohon tumbang menimpa jaringan listrik PLN.

Baca Juga

Di Dusun Joho, Desa Dukun, Pohon tumbang menutup akses jalan Desa Dukun-Wates. Di Kecamatan Kajoran angin kencang terjadi di Dusun Ngaben, Desa Sidowangi, mengakibatkan pohon bambu tumbang menutup akses jalan Salaman-Kajoran.

"Penanganan pohon tumbang telah dilakukan oleh BPBD, relawan, dan warga," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA