Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Achmad Zaky Mundur dari CEO Bukalapak

Senin 09 Des 2019 18:47 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Friska Yolanda

CEO Bukalapak, Ahmad Zaky

CEO Bukalapak, Ahmad Zaky

Foto: Mgrol71
Selepas Ahmad Zaky, Bukalapak akan dipimpin oleh Rachmat Kaimuddin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendiri Bukalapak, Achmad Zaky mundur dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak. Keputusan tersebut sesuai dengan perubahan komposisi level C-Suite dan akan terhitung efektif mulai 6 Januari 2020. 

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Senin (9/12) posisi Achmad Zaky akan digantikan oleh Rachmad Kaimuddin. Sementara akan berperan sebagai Penasihat sekaligus Pendiri Bukalapak, Tech Starup Mentor, dan Ketua Yayasan Achmad Zaky yang akan segera didirikan. 

Dengan perubahan ini, komposisi C-Suite baru Bukalapak terdiri dari Rachmat Kaimuddin sebagai CEO Bukalapak, Fajrin Rasyid sebagai Presiden dan Co-Founder, Nugroho Herucahyono sebagai Chief Technical Officer (CTO) dan Co-Founder, Willix Halim sebagai Chief Operating Officer, Natalia Firmansyah sebagai Chief Financial Officer, Teddy Oetomo sebagai Chief Strategy Officer, dan Bagus Harimawan yang baru bergabung di Juli 2019 sebagai Chief of Talent.

"Kami memulai Bukalapak dengan semangat pribadi untuk menciptakan dampak positif bagi UMKM. Saya bangga, dalam waktu 10 tahun, Bukalapak dikenal di peta dunia sebagai e-commerce Indonesia yang terkemuka," kata Zaky dalam keterangan resminya. 

Menurut Zaky, kepemimpinan Rachmat diyaikini bisa membawa Bukalapak ke tingkat yang lebih besar. "Saya percaya Rachmat adalah orang yang tepat, bagian dari tim yang tepat, di posisi yang tepat, dan datang pada waktu yang tepat," katanya menambahkan. 

Sebagai informasi, Rachmat Kaimuddin memiliki latar belakang pendidikan teknik dan pengalaman dalam manajemen finansial. Ia mendapatkan gelar Bachelor of Science dari Massachusetts Institute of Technology, Boston. Sementara, gelar Master of Business Administration diterima dari Stanford University, California.

Sebelum bergabung dengan Bukalapak, Rachmat menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk sejak tahun 2018. Sebelumnya, sejak 2014-2018, dia sempat menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris untuk bank yang sama hingga ditunjuk sebagai Direktur. 

Rachmat memulai karirnya sebagai Senior Associate di Boston Consulting Group. Dia juga pernah menjabat sebagai Managing Director PT Cardig Air Services, Chief Financial Officer PT Bosowa Corporindo, Managing Director PT Semen Bosowa Maros, Vice President Baring Private Equity Asia dan Principal of Quvat.

"Dengan segala kerendahan hati, saya merasa terharu dan bangga mendapatkan kepercayaan dari para pendiri Bukalapak untuk melanjutkan peran Mas Zaky dan menjadi bagian dari pertumbuhan Bukalapak ke tahap selanjutnya," kaya dia. 

Pihaknya pun berharap, dapat membantu salah satu e-commerce unicorn itu untuk lebi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Indonesia. "Saya percaya Bukalapak adalah tempat dimana saya bisa bekerja bersama kawan-kawan saya untuk membuat perubahan positif," ujar dia. 

Sementara itu, Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid mengatakan, visi dan kepemimpinan Zaky yang luar biasa telah membawa Bukalapak sejauh ini. Untuk dapat terus memberikan dampak positif dan kontribusi,  Bukalapak terus berinovasi sehingga dibutuhkan pengalaman tingkat tinggi dan keahlian khusus. 

"Saya memiliki kepercayaan tinggi bahwa senior saya, Rachmat, dapat melanjutkan nilai dan kejayaan Bukalapak dengan manajemen talenta dan aset yang lebih baik lagi, demi membawa perusahaan masuk ke era yang baru," kata dia. 

Ia menyampaikan, fokus jajaran pimpinan baru ke depannya adalah menavigasikan perusahaan secara jangka panjang. Di bawah kepemimpinan baru, perusahaan akan  fokus pada isu-isu yang berkaitan dengan talenta, modal, dan manajemen keuangan, serta memperkuat peran Bukalapak dalam mendukung UMKM Indonesia.

Sementara, Achmad Zaky akan mengemban peran yang lebih besar sebagai Tech Startup mentor. Zaky akan memperkokoh ekosistem teknologi Indonesia dalam bidang sains dan edukasi, pengembangan kewirausahaan, impact investment, dan penelitian melalui Yayasan Achmad Zaky.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA