Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

SEA Games 2019

Setelah 14 Tahun, Greysia Akhirnya Dapat Emas SEA Games

Senin 09 Dec 2019 17:28 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah

Pebulu tangkis Indonesia Greysia Polli dan Apriyani Rahayu berpose menggunakan bendera Merah Putih usai memastikan emas bulu tangkis kategori ganda putri di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina, Senin (9/12). Ini emas pertama Greysia di SEA Games setelah 14 tahun.

Pebulu tangkis Indonesia Greysia Polli dan Apriyani Rahayu berpose menggunakan bendera Merah Putih usai memastikan emas bulu tangkis kategori ganda putri di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina, Senin (9/12). Ini emas pertama Greysia di SEA Games setelah 14 tahun.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Ini pertama kali sepanjang kariernya Greysia meraih medali emas pada ajang SEA Games.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Atlet bulu tangkis Indonesia Greysia Polii tak mampu menyembunyikan kegembiraannya usai meraih emas SEA Games 2019 nomor ganda putri. Ini pertama kali sepanjang kariernya Greysia meraih medali emas pada ajang SEA Games.

Baca Juga

Greysia bersama pasangannya Apriyani Rahayu menumbangkan wakil Thailand Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong 21-3 dan 21-18 pada final di Kompleks Olahraga Muntinlupa, Manila, Filipina, Senin (9/12) siang.

"Bersyukur sekali. Setelah 14 tahun akhirnya dapat emas (SEA Games). Biasanya raih perak," kata Greysia saat ditemui selepas bertanding.

photo
Pebulutangkis Indonesia Greysia Polli dan Apriyani Rahayu beraksi pada final bulu tangkis kategori ganda putri di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina, Senin (9/12).

Pebulu tangkis 32 tahun itu telah mengikuti empat ajang SEA Games. Pada 2005 ia meraih perak. Saat itu, multi cabang olahraga antar negara-negara Asia Tenggara ini juga berlangsung di Filipina. Ia berpasangan dengan Jo Novita.

Pada 2007, Greysia yang masih berpartner dengan Jo Novita, ditaklukkan rekan senegara. Saat itu SEA Games berlangsung di Thailand. Duet Lilyana Natsir/Vita Marissa meraih emas.

Pada 2013 di Myanmar, lagi-lagi ia meraih perak. Saat itu wanita kelahiran Jakarta ini berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari. Barulah pada SEA Games 2019 di Filipina penantian panjang terbayar lunas.

"Rasanya tentu bangga dan senang. Ini proses untuk kami berdua. Walaupun hanya SEA Games, ini bisa menjadi batu loncatan, agar kami bisa mempertahankan performa yang baik," ujar Greysia.

photo
Pebulutangkis Indonesia Greysia Polli dan Apriyani Rahayu berpelukan usai memastikan emas bulu tangkis kategori ganda putri di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina, Senin (9/12).

Apriyani mendukung pernyataan rekannya. Ia bersyukur mereka diberi kesehatan untuk menjalani pertandingan dengan baik dan mendapatkan hasil maksimal.

Selama pertandingan final, tak ada potensi cedera yang menghantui keduanya. "Dua tahun lalu kami kalah di babak pertama. Semoga ini menjadi batu loncatan untuk kami berdua. Saya bangga dan senang sekali," tutur Apriyani.  

Ini emas kedua cabor bulu tangkis Indonesia pada ajang SEA Games Filipina, nomor perorangan. Sebelumnya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi yang terbaik di sektor ganda campuran. Secara keseluruhan, ini emas ketiga setelah Indonesia meraih emas beregu putra.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA