Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Pep Akui City Kalah Kualitas dengan Klub Top Eropa

Senin 09 Dec 2019 14:31 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Agung Sasongko

Pep Guardiola

Pep Guardiola

Foto: EPA-EFE/PAOLO MAGNI
Pep menilai masalah cedera pemain menjadi masalahnya.

REPUBLIKA.CO.ID,  MANCHESTER -- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengakui, kualitas timnya saat ini sedikit tertinggal dengan sejumlah klub-klub top Eropa. Pelatih asal Spanyol itu agaknya mulai ragu terkait peluang timnya untuk bisa mengulangi prestasi pada musim lalu.

Baca Juga

Saat itu, City merajai sepak bola Inggris dengan meraih tiga gelar domestik. "Level permainan tim-tim seperti Liverpool, Barcelona, Real Madrid, United, dan Juventus menjadi level permainan yang harus kami hadapi. Faktanya, mungkin untuk saat ini, kami belum bisa bersaing dengan level permainan tim-tim tersebut,'' ujar Guardiola seperti dikutip Reuters, Senin (9/12).

Di laga terakhir, City mesti menyerah 1-2 di tangan rival sekota mereka, Manchester United, di laga Derby Manchester, akhir pekan lalu. Kegagalan memetik poin penuh pada pekan ke-16 itu membuat City kian tertinggal dari Liverpool, yang kokoh di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan raihan 46 poin dari 16 laga.

The Citizen masih terpuruk di peringkat ketiga dan terpaut 14 poin dari pesaing terkuatnya pada musim lalu tersebut. Apabila mengacu pada performa anak-anak asuhnya di Derby Manchester, Guardiola mengakui, cukup sulit buat City untuk bisa bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa dan bersaing dengan klub-klub besar Eropa.

Kini, tantangan yang tersisa buat City adalah mencoba memperbaiki performa dan secara perlahan mendekati level permainan tim-tim besar Eropa tersebut. ''Kami harus menerima kenyataan tersebut, dan pilihannya adalah untuk bisa terus meningkatkan performa di atas lapangan,'' tutur eks pelatih Bayern Muenchen tersebut.

Pada musim ini, City memang sempat terganggu dengan badai cedera yang menimpa sejumlah penggawa andalan, terutama di lini belakang. Kehilangan Aymeric Laporte membuat performa lini belakang City begitu rapuh. Nicolas Otamendi dan John Stones dinilai belum bisa tampil secara meyakinkan. Alhasil, dalam beberapa kesempatan, Guardiola sempat menempatkan gelandang bertahan asal Brasil, Fernandinho, sebagai bek tengah.

Guardiola pun menilai, kondisi cedera itu menjadi salah satu penyebab timnya tertinggal begitu jauh dengan Liverpool di papan klasemen sementara Liga Primer Inggris. ''Faktanya, kami tertinggal 14 poin karena sejumlah kesalahan yang kami buat, kualitas permainan tim lawan, dan terutama sesuatu yang tidak bisa kami kendalikan,'' ujar mantan pelatih Barcelona tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA