Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

7.500 Pelari Eco Run Pertamina Ikut Lestarikan Satwa Langka

Senin 09 Dec 2019 03:54 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Friska Yolanda

Pertamina menggelar Eco Run 2019 di Qbig, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, pada Ahad (8/12).

Pertamina menggelar Eco Run 2019 di Qbig, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, pada Ahad (8/12).

Foto: Pertamina
Masyarakat diajak berdonasi lestarikan satwa langka di empat wilayah konservasi.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pertamina menggelar Eco Run 2019 di Qbig, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, pada Ahad (8/12). Ajang tahunan yang menjadi rangkaian peringatan HUT Ke-62 Pertamina yang jatuh pada 10 Desember 2019 itu diikuti sekitar 7.500 orang.

Baca Juga

Peserta yang terdiri dari pelari profesional, komunitas lari, dan berbagai kalangan turut berkontribusi melestarikan satwa langka. Aksi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan yang selama ini telah dijalankan Pertamina di berbagai wilayah.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, Eco Run mengajak masyarakat berlari sekaligus menunjukkan kepedulian pada lingkungan dan konservasi hayati. Eco Run 2019 mengusung tema "Energi Lestarikan Negeri".

"Dalam event ini, Pertamina mengajak masyarakat melakukan donasi untuk membantu pelestarian flora dan fauna langka terutama di di empat wilayah konservasi," kata Fajriyah lewat pernyataan resminya.

Keempat wilayah tersebut yakni Sulawesi Utara (TBBM Bitung), Lampung (TBBM Panjang), Kawasan Arboretum Gambut Sei Pakning, Riau (Refinery Unit II Sei Pakning), dan Cilacap, Jawa Tengah (RU IV Cilacap).

Adapun satwa yang dilestarikan yaitu monyet Yaki asli Sulawesi Utara dan kupu-kupu di Taman Kupu-Kupu Gita Persada, Lampung. Program di Riau meliputi konservasi flora dan konservasi mangrove terintegrasi di Cilacap.

Total donasi yang terkumpul dari Eco Run untuk konservasi di empat wilayah itu mencapai Rp 1,52 miliar. Ajang tahunan sejak 2014 tersebut sekaligus menjadi upaya memberikan edukasi secara dini, sehingga tumbuh rasa cinta terdap pelestarian lingkungan.

Selain memperoleh kesehatan, kegiatan lari Eco Run ini merupakan cara Pertamina agar masyarakat lebih mengenal produk perusahaan yang ramah lingkungan seperti BBM RON 92 ke atas. Dengan begitu, konsumen ikut berkontribusi bagi pelestarian keanekaragaman hayati.

"Seluruh peserta Eco Run 2019 mendaftar melalui aplikasi MyPertamina sebagai bagian program digitalisasi yang sedang dijalankan Pertamina. Aplikasi ini memudahkan konsumen mengetahui lokasi SPBU, membayar tanpa tunai, serta mendapat informasi berbagai produk BBM berkualitas Pertamina," kata Fajriyah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA