Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Saddil Sempat Emosional demi Meloloskan Timnas U-22 ke Final

Ahad 08 Dec 2019 01:01 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pemain timnas Indonesia U-22 Saddil Ramdani menguasai bola dengan dibayangi pemain timnas Myanmar pada pertandingan semifinal sepak bola SEA Games 2019 di Rizal Memorial Stadium, Manila, Filipina, Sabtu (7/12).

Pemain timnas Indonesia U-22 Saddil Ramdani menguasai bola dengan dibayangi pemain timnas Myanmar pada pertandingan semifinal sepak bola SEA Games 2019 di Rizal Memorial Stadium, Manila, Filipina, Sabtu (7/12).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Saddil sempat adu mulut dan sedikit dorong-dorongan dengan pemain Myanmar.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Pemain timnas Indonsia U-22 Saddil Ramdani mengaku sempat emosi saat pertengahan pertandingan melawan Myanmar. Ini karena ia sangat berambisi membawa Indonesia masuk final SEA Games 2019.

"Bukan karena kesal atau apa, tapi keinginan saya masuk final itu begitu besar," kata Saddil di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (7/12).

Saddil bersyukur Indonesia akhirnya lolos ke final SEA Games 2019 lewat pertandingan dramatis. "Alhamdulillah karena berkat rahmat Allah kami bisa memenangi pertandingan malam ini. Kami sangat bersyukur karena semua pemain bekerja keras, terutama senior kami Evan Dimas yang bekerja keras mengatur tempo di lini tengah," kata mantan pemain Persela Lamongan ini.

Mengenai Myanmar yang sempat menyamakan kedudukan 2-2, Saddil menilai hal itu dimungkinkan karena faktor yang ada di dalam lapangan. "Saya tidak kecewa, tetapi kaget saja mereka bisa langsung menyamakan skor 2-2. Saya tidak tahu kenapa, mungkin kurang komunikasi," kata pria kelahiran 2 Januari 1999 itu.

Dalam laga yang berakhir 4-2 untuk Indonesia itu, Saddil sempat adu mulut dan sedikit dorong-dorongan dengan pemain Myanmar, namun dicegah rekan-rekan satu timnya.

Indonesia memastikan diri ke partai puncak SEA Games 2019 berkat dua gol Evan Dimas, dan masing-masing satu gol dari Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay. Pertandingan final akan berlangsung Selasa (10/12) di Stadion Rizal Memorial, Manila, pukul 20.00 waktu setempat.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA