Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

UAS Jelaskan Soal Perceraian dengan Istrinya

Kamis 05 Dec 2019 15:03 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Ustaz Abdul Somad

Foto:
UAS resmi bercerai setelah permohonan talak cerai dikabulkan pengadilan agama.

4. Bahwa walaupun sudah berpisah lebih kurang sejak 4 tahun yang lalu, namun tetap bertanggung jawab memberikan nafkah bulanan dan fasilitas untuk Bu Melia Juniarti, terkhusus ananda yang tercinta Mizyan Haziq Abdillah. UAS selalu menyediakan waktu secara khusus dalam kesibukan dakwahnya untuk tetap bersama menemani, bermain, jalan-jalan dan lainnya layaknya orang tua yang selalu menyayangi dan mendidik anaknya.

5. Bahwa sebagai warga negara yang baik maka pada tanggal 12 Juli 2019 mengajukan secara resmi permohonan cerai talak ke Pengadilan Agama Bangkinang dengan nomor perkara 604/ Pdt.G/2019/PA.Bkn dan telah diputus oleh majelis hakim pada tahap proses persidangan ke-11 pada hari Selasa tanggal 3 Desember 2019. Dengan putusan memberi izin kepada pemohon Abdul Somad batubara bin Bachtiar untuk menjatuhkan talak satu Raji'i terhadap termohon melihat Yuniarti binti Ahmad di depan sidang pengadilan agama Bangkinang.

Baca Juga: Sebelum Cerai UAS Sudah Lakukan Tahapan Sesuai Syariat Islam

6. Bahwa di saat ketidakharmonisan rumah tangga terus terjadi dan tanpa solusi, perceraian bukan langkah mundur. Mungkin bisa terjadi pada siapa pun dan manusiawi. Ustaz Abdul Somad sangat menyadari bahwa Allah subhanahu wa ta'ala berkuasa atas semua takdir manusia dan Allah subhanahu wa ta'ala akan menguji hambanya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

7. Bahwa setiap orang akan membaca dan berpikir dengan cara berbeda, kebaikan tidak selalu dihargai, keburukan tidak selalu dinistai, aku tidak perlu menjelaskan tentang diriku karena musuhku tidak percaya, dan sahabat-sahabatku tidak memerlukan itu, ungkapan Sayyidina Ali karramallahu wajhah.

Baca Juga: UAS tak Ingin Persoalan Cerai Timbulkan Fitnah

8. Bahwa hidup bukanlah siapa yang terbaik, tetapi seberapa banyak kebaikan yang bisa kita lakukan. Apa pun cobaan yang menimpa harus kita hadapi dengan sikap positif. Semoga dapat dimaklumi.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA