Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Sejumlah Daerah di Singkawang Mulai Tergenang Banjir

Rabu 04 Dec 2019 15:28 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Hujan deras mengguyur Kota Singkawang beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir. Ilustrasi.

Hujan deras mengguyur Kota Singkawang beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir. Ilustrasi.

Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Hujan deras mengguyur Kota Singkawang beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir

REPUBLIKA.CO.ID,  PONTIANAK -- Hujan deras yang mengguyur Kota Singkawang beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah halaman dan ruas jalan di kota itu mulai tergenang banjir. Ketua Korwil Tagana Singkawang Feri Samson mengimbau kepada warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan apabila genangan air semakin tinggi.

"Karena berdasarkan pantauan kita, beberapa daerah seperti Rawasari, Lembah Murai, Gang Ikhlas, Pasar Baru, Jalan Semai, dan Pajintan sudah mulai tergenang air," katanya pada Rabu (4/12).

Dia juga mengingatkan apabila banjir semakin tinggi, warga diimbau untuk waspada terhadap arus listrik yang berada di bawah tanah. Ini mengingat bencana datang tanpa permisi. Demikian pula dengan bencana longsor, terutama kepada warga yang tinggal di sekitar pegunungan dan Galian C.

"Hal ini saya ingatkan karena bencana longsor pernah terjadi pada 2015 silam tepatnya di daerah Kopisan, Kecamatan Singkawang Selatan," ungkapnya.

Jika hujan deras masih terjadi beberapa hari ke depan dan genangan air semakin tinggi, Tagana Singkawang sudah siap melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. "Bahkan jika memang dibutuhkan dapur umum kita juga sudah siap mendirikan dapur umum bagi korban banjir," ujarnya.

Salah seorang warga Jalan Pasar Turi bernama Ita berharap hujan deras tidak lagi mengguyur Kota Singkawang. "Karena jika masih hujan lebat, maka banjir di Jalan Pasar Turi akan semakin meninggi," katanya.

Seperti biasanya, kedalaman air di Jalan Pasar Turi sampai sepaha orang dewasa. "Kalau sampai demikian, kasihan warga. Kalau kami ada loteng, sehingga kalau banjir kami naik ke atas," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA