Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Lippo Hadirkan Permakaman Muslim di Karawang, Ini Harganya

Selasa 03 Dec 2019 18:55 WIB

Red: Nidia Zuraya

Komplek pemakaman mewah San Diego Hills di Karawang, Jawa Barat

Komplek pemakaman mewah San Diego Hills di Karawang, Jawa Barat

Komplek pemakaman Muslim di Karawang memiliki luas 50 hektare.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Lippo Karawaci Tbk membangun pemakaman muslim 'Raudlatul Jannah Memorial Park' seluas 50 hektare di Kabupaten Karawang Jawa Barat. Raudlatul Jannah yang secara harafiah berarti Taman Surga ini pengelolaannya dilakukan sesuai dengan aturan dan kaidah Islam untuk memberikan layanan kepada mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam.

"Kami bangun baru karena lokasi pemakaman khusus Muslim di San Diego Hills Memorial Park kian terbatas. Lokasinya bersebelahan dengan San Diego Hills kalau dari jalan Tol Jakarta-Cikampek keluar di Gerbang Tol Karawang Barat," ujar Direktur San Diego Hills Memorial Park Suziany Japardy di Jakarta, Selasa (3/12).

"Konsep desain arsitektur bangunan yang ada di Raudlatul Jannah Memorial Park mengingatkan kita sebagai umat Islam untuk memuji kebesaran Allah SWT dan selalu melakukan perintah Allah," ujar Suziany menambahkan.

Misalnya, kata dia, pada bangunan totem yang berdiri di kiri kanan jalan utama menuju Family Center, tertulis kalimat Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir. Arti dari kalimat dzikir tadi adalah Maha Suci Allah, Segala Puji bagi Allah, Tiada sesembahan yg berhak disembah selain Allah dan Maha Besar Allah.

Kalimat ini merupakan kalimat dzikir yg senantiasa harus di amalkan oleh umat Islam dalam kesehariannya, karena makna dari kalimat tersebut sungguh tinggi.

"Di dalam memberikan nama mansion di Raudlatul Jannah Memorial Park, pengelola menggunakan nama untuk mengingatkan kebesaran Allah. Mansion pertama yang kami buka bernama Al-Fattaah yang artinya Maha Pembuka Kebaikan. Rezeki ada banyak jalannya dan Allah Ta’ala tahu mana rezeki yang terbaik untuk hamba-Nya," ujarnya.

Dia mengatakan bagi umat muslim pemakaman adalah sesuatu yang sakral dan harus dilakukan sesuai dengan ketentuan agama, antara lain, jenazah harus membujur ke utara dengan muka menghadap ke arah kiblat dan tidak menggunakan beton.

"Karenanya, pengelolaan pemakaman di Raudlatul Jannah Memorial Park dilakukan dengan mengikuti standar ketat sesuai aturan dalam agama Islam,” kata KH Ahmad Ruhiat Hasby selaku Penasihat Raudlatul Jannah Memorial Park.

Pemakaman ini dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya dan ini sejalan dengan tradisi umat Muslim untuk berziarah ke makam para leluhur.

Raudlatul Jannah dilengkapi dengan fasilitas penunjang seluas 2 hektare yang terdiri dari Masjid Raudlatul Jannah berkapasitas 150 orang, Restaurant Acacia yang menyediakan menu ala nusantara, Food Mart, Jasmine Florist Shop dan Marketing Office.

Semua itu membuat pemakaman ini menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga yang ingin berziarah ke makam leluhur mereka.

Agus Sujatmiko, General Manager Raudlatul Jannah mengatakan berbeda dengan pemakaman pada umumnya dengan harga sekitar Rp 32 juta, keluarga almarhum tidak lagi dibebani biaya-biaya lagi. Selain penyediaan lahan pemakaman, Raudlatul Jannah juga memberikan pelayanan lengkap mulai dari memandikan jenazah, mengkafani, menshalatkan, membawa jenazah ke pemakaman, hingga memakamkan jenazah.

Mengingat pemakaman jenazah seorang Muslim harus dilakukan dalam waktu tidak lebih dari 24 jam setelah meninggal, maka Raudlatul Jannah menyediakan pelayanan di luar jam kerja atas permintaan khusus.

Usai pemakaman, Raudlatul Jannah juga memberikan pelayanan penyediaan batu nisan, penyediaan tenda dan kursi untuk ziarah di makam, hingga pemeliharaan lahan pemakaman dan penjagaan keamanan selama 24 jam 7 hari seminggu.


Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA