Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

DD dan CIMB Syariah Bekerja Sama untuk Himpun Dana Humanesia

Selasa 03 Dec 2019 18:27 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Gita Amanda

Konferensi Pers Dompet Dhuafa Program Utama Humanesia, #BeraniBerbagi, di Resto Bakso boedjangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/12).

Konferensi Pers Dompet Dhuafa Program Utama Humanesia, #BeraniBerbagi, di Resto Bakso boedjangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/12).

Foto: Republika/Ratna Ajeng Tejomukti
DD dan CIMB Syariah menyediakan layanan pembayaran melalui digital.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dompet Dhuafa bekerja sama dengan CIMB Syariah menghimpun dana Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf (Ziswaf) melalui transaksi digital. Ini dilakukan dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin berdonasi untuk kemanusiaan.

Baca Juga

"Kami menyediakan layanan pembayaran melalui digital," jelas Assistant Vice President Philantrophy & Islamic Community Specialist Syariah Banking CIMB Syariah Maryana Yunus di Resto Bakso Boedjangan, Selasa (3/12).

Saat ini dengan layanan digital melalui kode respons cepat memudahkan masyarakat dalam berdonasi. Layanan ini juga cocok untuk generasi milineal saat ini.

Menurut Maryana, kesadaran sosial dalam berempati kaum muda saat ini mulai meningkat. CIMB Syariah dengan alat penghimpun dana dan Dompet Dhuafa yang merancang program akan menjadikan kolaborasi ini lebih baik. Dengan layanan digital ini CIMB Syariah dapat menghimpun dana kemanusiaan hingga Rp 300 juta setiap program.

"Kami juga saat ini berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa untuk program Humanesia agar distribusi donasi dapat terarah,"jelas dia.

Maryana menjelaskan meski tahun ini tidak ada bencana besar yang melanda Indonesia, penghimpunan dana seharusnya terus berlanjut. Karena penyintas tidak hanya membutuhkan bantuan logistik tetapi juga pendampingan pasca bencana.

Program donasi juga dibuat variatif karena nasabah lebih tertarik dengan paket donasi seperti menabung berhadiah rumah pengungsi. Artinya nasabah saat ini tidak lagi tertarik dengan hadiah barang mewah tetapi dengan hal yang berhubungan dengan akhirat.

"Bisa saja program tersebut dikemas dengan tabungan wakaf Rp 2,5 juta dapat ikut membantu satu meter persegi rumah penyintas atau dengan Rp 100 ribu dapat membantu satu keramik,"jelas dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA