Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Enggak Cuma Pepet Bos Apple, Trump Juga Pepet Bos Facebook! Buat Apa Sih?

Rabu 04 Dec 2019 07:08 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Enggak Cuma Pepet Bos Apple, Trump Juga Pepet Bos Facebook! Buat Apa Sih?. (FOTO: Foto/REUTERS/Jonathan Ernst)

Enggak Cuma Pepet Bos Apple, Trump Juga Pepet Bos Facebook! Buat Apa Sih?. (FOTO: Foto/REUTERS/Jonathan Ernst)

Zuckerberg membantah kalau Trump berupaya melobinya soal iklan politik di Facebook.

Warta Ekonomi.co.id, Bogor

Baca Juga

Bos Facebook dan Anggota Dewan Facebook makan malam bersama Presiden Donald Trump pada Oktober lalu. Hingga saat ini, topik pembicaraan dalam makan malam itu masih memancing rasa penasaran. 

Dalam "CBS This Morning", akhirnya Zuckerberg mengungkapkan sejumlah informasi mengenai pertemuan 'rahasia' tersebut.

"Kami berbicara tentang sejumlah hal dan topik yang melingkupi pekerjaan kami," katanya, dikutip dari Business Insider, Selasa (3/12/2019).

Baca Juga: Dituding Sekongkol Sama Donald Trump, Begini Reaksi Bos Facebook!

Meski Zuckerberg tak menawarkan perincian lebih lanjut, ia dengan cepat membantah kalau Trump berupaya melobinya soal iklan politik di Facebook.

Ia berujar, "tidak (sama sekali). Saya juga menghormati bahwa itu merupakan makan malam pribadi dengan diskusi pribadi."

Sementara itu, satu politisi terkemuka Amerika Serikat (AS) menuding pertemuan tersebut sebagai bentuk lobi Trump kepada Facebook. Mengapa? karena itu tak dilaporkan oleh Facebook dan Gedung Putih, hingga akhirnya NBC News mengungkapkannya ke publik.

"Itu korupsi, begitu jelas dan sederhana," kata Senator Demokrat, Elizabeth Warren.

Belakangan ini, Facebook dikritik keras karena tak meninjau kembali iklan politik ataupun menghapus informasi palsu di dalamnya. Sementara itu, Twitter dan Youtube mengambil langkah berbeda; Twitter melarang dan Youtube menghapus ratusan iklan politik.

Facebook berdalih, kebijakannya terhadap iklan politik dilakukan untuk melindungi demokrasi. "Penting bagi masyarakat untuk melihat sendiri apa yang dikatakan oleh politisi," imbuh Zuckerberg.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA