Wednesday, 15 Zulhijjah 1441 / 05 August 2020

Wednesday, 15 Zulhijjah 1441 / 05 August 2020

Gagalkan Peredaran Narkoba, Dua Warga Dapat Penghargaan

Rabu 04 Dec 2019 03:34 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Esthi Maharani

Narkotika

Narkotika

Dua warga Purwakarta membantu menangkap seorang pembeli narkoba

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA — Dua orang warga Purwakarta diberikan penghargaan dari Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta, Selasa (3/12). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi karena telah membantu petugas menggagalkan peredaran narkoba di Purwakarta.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengatakan dua warga ini membantu menangkap seorang pembeli narkoba dan membantu polisi mengungkap jaringan pengedarnya. Mereka menangkap pelaku saat bertransaksi di depan salah satu Sekolah Dasar di Kelurahan Nagri Kidul Kecamatan Purwakarta beberapa waktu lalu.

“Tidak banyak masyarakat yang berani walaupun banyak yang peduli. Jadi, kami memberikan penghargaan,” kata Matrius usai memberikan penghargaan pada Apel Pagi di Mapolres Purwakarta, Selasa (3/12).

Ia mengatakan penghargaan ini sebagai bentuk terima kasih dari jajaran kepolisian. Sekaligus untuk menggugah dan menyadarkan masyarakat agar bisa juga membantu aparat dalam mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di lingkungannya. Paling sederhana dengan memberikan informasi kepada Polri. Meski begitu, Matrius meminta identitas warga yang mendapat apresiasi tidak diekspos. Sebab dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan warga tersebut nantinya.

“Semoga penghargaan ini bisa menginspirasi warga lainnya untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungannya,” harapnya.

Kepala Satuan Narkoba Polres Purwakarta Ajun Komisaris Heri Nurcahyo mengatakan gagalnya kasus peredaran narkoba ini berawal dari pelaku yang menggunakan modus tempel dalam proses transaksi pelaku dengan pihak pemesan. Modus tersebut diakui sedang marak di Purwakarta saat ini. Di mana narkoba ditempelkan pada sesuatu seperti tiang listrik atau tembok oleh kurir. Nantinya pembeli tinggal mengambil barang tersebut sehingga tidak mencolok perhatian warga.

"Selama 2019 ada dua kali penangkapan pelaku narkoba oleh warga," ujar Heri.

"Kira-kira itu jam 1.00 dini hari. Pas saya datangi ke situ dia seperti ketakutan. Di situ saya semakin curiga jadi saya pegang pelaku," kata SS.

Selanjutnya, kata dia, warga melakukam pemcarian barang bukti di sekitar lokasi. Warga pun akhirnya menemukan barang bukti narkoba seberat 2,03 gram sabu. Ia pun berharap kepolisian bisa semakin gencar memberantas peredaran narkoba di Purwakarta.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA