Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Mau Jadi Wirausahawan Sukses? Baca Nih Wejangan Sandiaga Uno

Selasa 03 Des 2019 07:01 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Mau Jadi Wirausahawan Sukses? Baca Nih Wejangan Sandiaga Uno. (FOTO: Instagram @sandiuno)

Mau Jadi Wirausahawan Sukses? Baca Nih Wejangan Sandiaga Uno. (FOTO: Instagram @sandiuno)

Kondisi ekonomi nasional yang sedang merosot jangan menjadi keluhan para milenial.

Warta Ekonomi.co.id, Lumajang

Baca Juga

Eks Gubernur DKI Sandiaga Uno tak bosan terus mengajak kalangan milenial berani mencoba untuk wirausahawan. Sandi menekankan kondisi ekonomi nasional yang sedang merosot jangan menjadi keluhan para milenial.

Menurutnya, milenial justru harus berani dengan tantangan baru. Kata dia, anak muda saat ini harus mengubah pola pikir.

"Milenial bukan mencari kerja tetapi menciptakan lapangan kerja," kata Sandi dalam seminar start up business bertema 'Zonk Entrepreneurship' di Gedung Guru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, seperti disampaikan dalam keterangannya.

Baca Juga: Bermimpi Bangun Wirausaha Sosial? Simak 15 Wirausaha Sosial Inspiratif Berikut Ini!

Dia pun mempromosikan gerakan penciptaan lapangan kerja One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship (OK Oce). Program gerakan yang aktif disuarakan Sandi menjadi Wakil Gubernur DKI.

Menurutnya, daerah Lumajang, Jawa Timur punya prospek sebagai wilayah menjanjikan dalam wirausaha. Hal ini mengingat, Lumajang punya keunggulan dari sektor pariwisata sampai industri kreatif. Ia menyampaikan pesan agar milenial jangan takut menciptakan lapangan kerja.

"Kalau memang mencari kerja itu masih sulit, kenapa tidak kita ciptakan lapangan kerja saja," ujar Sandi.

Kemudian, ia memberikan motivasi kepada para milenial Lumajang yang hadir bahwa ada empat poin pentung dalam memulai usaha. Empat hal itu adalah 4 AS, yaitu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas. Selain itu, pantang menyerah dan selalu mau belajar.

Sandi menceritakan pengalamannya ketika terpuruk saat krisis 1998. Statusnya yang pernah jadi pengangguran karena tak bekerja saat itu tak membuatnya patah semangat.

"Jangan takut dengan resiko. Saya juga dulu zonk, dari tiga karyawan hingga kini punya 30 ribu karyawan," tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA