Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Generasi Z Ragukan Kinerja Prabowo sebagai Menhan

Ahad 01 Des 2019 09:58 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto

Foto: Republika/Prayogi
Terlepas dari yakin atau tidaknya, tingkat popularitas Prabowo mencapai 95,3 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia Popular Survei (IPS) melakukan survei terkait persepsi generasi Z terhadap Prabowo Subianto. Secara umum, generasi Z, yang merupakan kelahiran pada rentang tahun 1995 sampai 2010, masih ragu atau belum dapat memastikan kinerjanya sebagai menteri pertahanan untuk lima tahun ke depan.

Baca Juga

"Sebanyak 39,5 persen generasi Z itu menyatakan biasa saja terhadap kinerja Prabowo lima tahun ke depan. Jawaban seperti ini menandakan generasi Z masih ragu-ragu akan kinerja Prabowo," ujar Direktur IPS Silvanus Alvin lewat keterangan resminya, Ahad (1/12).

Namun, ada pula sebagian generasi Z yang menyatakan Prabowo akan membawa terobosan baru dan prestasi sebagai menteri pertahanan. Di mana 8 persen dari mereka sangat yakin dengan kinerja Prabowo dan 28,3 persen menyatakan yakin.

Dari total responden, terdapat 19,7 persen Generasi Z yang tidak yakin terhadap kinerja Prabowo untuk lima tahun ke depan. "Sementara 4,5 persen sangat tidak yakin Prabowo dapat sukses memimpin Kementerian Pertahanan," ujar Alvin.

Terlepas dari yakin atau tidaknya, Alvin mengatakan, tingkat popularitas Prabowo begitu tinggi. Terdapat 95,3 persen generasi Z yang menjadi responden survei menyatakan mengenal Prabowo.

Peneliti IPS, Teguh Hidayatul Rachmad, menjelaskan televisi menjadi media yang paling berkontribusi terhadap popularitas Prabowo. "61,8 Persen Generasi Z kenal Prabowo itu dari TV. Selanjutnya, mereka kenal Prabowo dari media sosial sebesar 19,7 persen," ujarnya.

Survei ini dilakukan selama dua minggu, dimulai pada 11 hingga 22 November 2019. Metode dari jajak pendapat menggunakan purposive random sampling, yakni metode pengambilan sampel dengan cara memilih sampel yang bisa mewakili populasi.

Setiap wilayah Jabodetabek mempunyai proporsi sampel yang seimbang. Jumlah responden dari jajak pendapat ini berjumlah 537 orang generasi Z yang berada di wilayah Jabodetabek. Semuanya merupakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA