Saturday, 18 Sya'ban 1441 / 11 April 2020

Saturday, 18 Sya'ban 1441 / 11 April 2020

Budi Karya akan Kirim Pemuda Terbaik Untuk Bekerja di IMO

Sabtu 30 Nov 2019 22:54 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Esthi Maharani

Indonesia bersama dengan Italia dan Inggris menjadi kandidat external auditor International Maritime Organization (IMO).

Indonesia bersama dengan Italia dan Inggris menjadi kandidat external auditor International Maritime Organization (IMO).

Foto: Foto : Humas Ditjen Hubla
Diharapkan para pemuda dapat memantau dan mengetahui perkembangan maritim dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku telah menawarkan pemuda terbaik Indonesia untuk bekerja dalam International Maritime Organization (IMO). Diharapkan para pemuda tersebut dapat memantau dan mengetahui perkembangan maritim dunia.

"Kami juga sampaikan kami akan menawarkan anggota-anggota atau anak-anak muda kita bekerja di IMO," kata Budi dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPK RI, Jakarta, Sabtu (30/11).

Jika hal tersebut terwujud, Budi mengungkapkan, mereka dapat berkolaborasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baru saja terpilih sebagai auditor eksternal IMO periode 2020-2023. Dengan demikian, BPK dan Kemnhub dapat terus bersinergi.

"Menjadi partner dari BPK untuk melakukan kegiatan audit," kata Budi.

Ia berharap, masuknya BPK sebagai auditor eksternal IMO dapat memberi banyak manfaat bagi Indonesia. Sehingga, akan semakin banyak sesuatu yang dapat di pelajari dan diaplikasikan Indonesia.

"Banyak sekali hal-hal yang bisa dipelajari dan kami banyak belajar dari apa yang tak diketahui," katanya

Diketahui, sidang Majelis Dewan International Maritime Organization (IMO) atau Organisasi Maritim Internasional telah selesai. Indonesia pun terpilih kembali menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C Periode 2020 - 2021 dalam sidang IMO Assembly, Sabtu (29/11) di London, Inggris. Tak hanya itu, BPK Indonesia juga terpilih sebagai External Auditor IMO mengalah Inggris dan Italy.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA