Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Minang Geopark Run, Lomba Lari Bonus Wisata Sumbar

Sabtu 30 Nov 2019 15:44 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Pengunjung menikmati kawasan pedestrian Jam Gadang, di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Pengunjung menikmati kawasan pedestrian Jam Gadang, di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Foto: Antara
Minang Geopark Run digelar 1 Desember.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG --  Gelaran 'Minang Geopark Run' diharapkan bisa menjadi salah satu even sport tourism yang bisa mempromosikan potensi wisata Sumatra Barat. Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan selain Tour de Singkarak, Minang Geopark Run adalah sport tourism yang berpotensi besar menjadi sarana promosi wisata daerah.

"Ini event yang sangat menarik. Mengeksplorasi potensi wisata yang spesifik, yaitu geopark. Kita berharap bisa menjadi pengungkit sekaligus magnet penarik wisatawan," kata Nasrul Abit menjelang gelarang 'Minang Geopark Run', Sabtu (30/11).

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial didampingi Kepala Bidang Pemasaran Hendri Agung Indrianto mengatakan even tersebut adalah yang kedua kali digelar di Sumbar. Antusiasme masyarakat dan peserta cukup tinggi, serta kepuasan menundukkan rute yang cukup menantang, yaitu Jam Gadang – Lobang Jepang - Janjang Saribu - Benteng Fort de Kock untuk kategori explore geopark bagi peserta perorangan menjadi tantangan tersendiri.

Lomba maraton dengan pilihan jarak 5K, 10K dan 21K ini dihelat pada 1 Desember 2019. Adrenalin peserta bakal teruji pada rute tersebut. Selain itu, ada kategori ultra maraton atau maraton dengan jarak tempuh yang sangat jauh sekitar 90 kilometer.

Kategori ini dibagi untuk peserta perorangan dan peserta tim. Kategori perorangan akan start di Lubuk Basung Kabupaten Agam dan finis di Ngarai Sianok Bukittinggi.

Sementara untuk kategori ultra tim, start dibagi tiga lokasi, yaitu Lubuk Basung – finis di Ngarai Sianok. Istano Pagaruyung, Tanah Datar - finis di Ngarai Sianok dan Kelok Sembilan, Limapuluh Kota - finis di Ngarai Sianok. Peserta adalah komunitas lari beranggotakan 10 orang atau satu tim termasuk 1 orang pelari perempuan.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA