Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Meningkatkan Kesejahteraan Guru

Jumat 29 Nov 2019 16:50 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Sejumlah guru honorer Jawa Barat menggunakan ikat kepala melakukan unjuk rasa menuntut kesejahteraan,di depan Gedung Sate,Kota Bandung, Senin (31/10). (Republika/Mahmud Muhyidin)

Sejumlah guru honorer Jawa Barat menggunakan ikat kepala melakukan unjuk rasa menuntut kesejahteraan,di depan Gedung Sate,Kota Bandung, Senin (31/10). (Republika/Mahmud Muhyidin)

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Peradaban gemilang hanya tercapai di tangan para guru yang kesejahteraannya terjamin

Tanggal 25 November diperingati sebagai hari guru. Ini dijadikan momen untuk mengenang jasa guru.

Namun, saat ini kedudukan guru mulai terabaikan. Hubungan guru-murid semakin kurang bernilai. Penghormatan murid kepada guru semakin luntur.

Dalam Islam kedudukan guru sangat tinggi karena Islam memuliakan pengetahuan. Islam juga menjamin kesejahteraan guru agar fokus dalam menjalankan tugas utama mencerdaskan generasi.

Karena ilmu tidak terpisah dari guru. Dengan demikian, peradaban gemilang akan terwujud di tangan generasi bangsa melalui jasa para guru yang terjamin kesejahteraannya.

Pengirim: Hardi Yeni, Makassar

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA