Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Ini Proyeksi Ekonomi RI 2020 dari Bank Indonesia

Jumat 29 Nov 2019 08:32 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Pertumbuhan Ekonomi Indoensia. Pembangunan gedung bertingkat di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Pertumbuhan Ekonomi Indoensia. Pembangunan gedung bertingkat di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Foto: Republika/ Wihdan
Transformasi ekonomi akan mendorong pertumbuhan ekonomi RI lebih tinggi lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) optimis prospek ekonomi pada tahun depan tetap terjaga dengan momentum pertumbuhan yang tetap berlanjut. Adapun pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat kisaran 5,1-5,5 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan perkiraan pertumbuhan ekonomi pada tahun depan sejalan dengan inflasi tetap terkendali sesuai sasaran tiga persen plus minum satu persen. “Defisit transaksi berjalan pada tahun depan akan berada kisaran 2,5 persen - tiga persen dari PDB, surplus transaksi modal dan finansial tetap besar sehingga mendukung stabilitas eksternal,” ujarnya kemarin malam.

Sementara pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak stabil. Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) pada tahun depan diperkirakan 8-10 persen dan pertumbuhan kredit diperkirakan sebesar 10-12 persen.

“Hal ini sejalan dengan turunnya suku bunga acuan dan membaiknya prospek ekonomi,” ucapnya.

Dia meyakini transformasi ekonomi akan mendorong pertumbuhan lebih tinggi lagi, dengan defisit transaksi berjalan menurun dan inflasi rendah. Nantinya akan membantu mewujudkan cita-cita menuju Indonesia maju berpendapatan tinggi pada 2045.

Pada kesempatan yang sama Presiden Joko Widodo menyampaikan masih terdapat ruang dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan mendorong peran sektor swasta. Hal ini mengingat APBN hanya memiliki kontribusi 14,5 persen terhadap pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA