Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Pria Yahudi Berterima Kasih pada Muslimah yang Membelanya

Kamis 28 Nov 2019 10:47 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah

Kereta bawah tanah London, Inggris.

Kereta bawah tanah London, Inggris.

Foto: The Independent
Seorang Muslimah di London membela pria Yahudi dan putranya yang dilecehkan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON --- Seorang pria Yahudi menemui perempuan Muslim untuk mengucapkan terima kasih atas pembelaan terhadap ia dan putranya yang mendapatkan pelecehan anti-semit di kereta bawah tanah London, Inggris baru-baru ini.

Seperti dilansir The Jerusalem Post, Kamis (28/11), perempuan Muslim bernama Asma Shuwikh bertemu dengan pria Yahudi yang tak disebutkan namanya itu di Manchester pada Senin. Pasca-insiden itu Jumat pekan lalu, pria Yahudi itu ingin bertemu Shuwikh secara pribadi dan menyampaikan rasa terima kasih kepadanya.

Pria Yahudi itu membawakan buket bunga. Mereka pun sempat minum kopi bersama.

Dalam video yang berhasil merekam insiden itu, seseorang pria berkata pada keluarga Yahudi itu mereka merupakan anggota Gereja Setan dan orang-orang Yahudi berada dibelakang perdagangan budak dan serangan 9/11 di New York dan Washington DC.

Kendati demikian, pria Yahudi itu tetap tenang dan mengabaikan orang tersebut. Namun, putra dari pria Yahudi itu tak nyaman.

Pria yang melakukan penghinaan itu kemudian ditangkap pada Sabtu lalu dan didakwa dengan tuduhan melanggar ketertiban umum dan diperburuk dengan terkait ras. Sementara Shuwikh mencoba membantu pria Yahudi itu dengan membawa kasus itu pada ranah hukum.

"Saya seorang ibu dan saya pikir jika saya bersana anak-anak saya, saya juga ingin seseorang campur tangan membantu dan pria Yahudi itu berusaha tetap tenang untuk anak-anaknya," kata Shuwikh.

Hal itu dilakukan Shuwikh lantaran dirinya juga pernah menjadi korban serangan Islamofobia pada masa lalu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA