Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Belasan Mahasiswa UMM Diberangkatkan ke Malaysia

Rabu 27 Nov 2019 18:15 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq

Kampus UMM.

Kampus UMM.

Foto: Dokumen.
Kunjungan studi akan terdiri dari beberapa program.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Belasan mahasiswa Program Studi (Prodi) Kesejahteraan Sosial (Kesos) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) akan diberangkatkan untuk melakukan kunjungan studi ke Malaysia. Kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) ini akan dilaksanakan pada 2 sampai 7 Desember mendatang.

Sejumlah 12 mahasiswa Kesos dan dosen pendamping telah memersiapkan diri dalam riset mengenai isu-isu sosial yang terjadi di Indonesia. Riset ini dipergunakan dalam program utama kunjungan studi berupa mini conference.

Para mahasiswa UMM dan Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK) UKM akan melakukan presentasi bersama. Dosen pendamping Prodi Kesos UMM, Hutri Agustino mengatakan, riset yang dipersiapkan berasal dari dari isu yang ada di Indonesia.

Berbasis penugasan mata kuliah yang kemudian diseriusi dalam proses persiapan visit. "Untuk isu yang akan kita angkat di antaranya isu mengenai disabilitas, anak jalanan dan pekerja migran,” kata Hutri.

Menurut Hutri, ketiga isu tersebut sangat relevan dengan isu SDGs atau Sustainable Development Goals yang merupakan agenda global. Tidak hanya itu, ketiga isu tersebut relevan dengan konsentrasi studi Kesos. Beberapa di antaranya persoalan-persoalan sosial mikro, mezzo dan makro.

Hutri berharap, mahasiswa dapat melakukan perbandingan studi pada kunjungan ke UKM. Mereka setidaknya dapat mengetahui bagaimana pelayanan, penanganan persoalan-persoalan sosial mikro, mezzo, dan makro. "Terutama di Indonesia dan di Malaysia,” ujar Hutri, Rabu (27/11).

Menurut Hutri, kunjungan studi akan terdiri dari beberapa program. Antara lain Joint in Class Course Work di mana para mahasiswa UMM masuk dan mengikuti kelas-kelas di FSSK UKM.

Kemudian melakukan kunjungan ke Institut Sosial Malaysia dan Badan Diklat Kementerian Sosial Malaysia. "Yang merupakan bentuk kunjungan balasan untuk menjajaki kemungkinan dalam melakukan research maupun pelatihan-pelatihan," jelasnya.

Selain kunjungan studi, Kesos UMM juga mengupayakan program pengiriman dosen. Hal ini terutama untuk studi lanjut, visiting professor dan kerja sama pada penerbitan jurnal ilmiah.

Kemudian kolaborasi riset yang akan dilakukan bersama UKM. "Sejumlah skema kerja sama ini  segera ditindaklanjuti dalam waktu dekat," tambahnya.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA