Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Mahasiswa Telkom University Branding 7 Kota di Jabar

Rabu 27 Nov 2019 14:34 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Dwi Murdaningsih

Sejumlah mahasiswa menampilkan kabaret tentang penyerobotan lahan pada acara Urban Village 2018 yang digelar prodi Ilmu Komunikasi, Konsentrasi Marketing Komunikasi Telkom University di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (1/12).

Sejumlah mahasiswa menampilkan kabaret tentang penyerobotan lahan pada acara Urban Village 2018 yang digelar prodi Ilmu Komunikasi, Konsentrasi Marketing Komunikasi Telkom University di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (1/12).

Foto: Republika/Edi Yusuf
Telkom University memiliki program urban village.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Mahasiswa Ilmu Komunikasi, konsentrasi marketing komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Telkom University akan menggelar acara Urban Village 2019 di Cikapundung Riverspot, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Sabtu (30/11). Mereka akan menampilkan hasil kegiatan membranding destinasi wisata di tujuh kota di Jawa Barat.

Ketua Pelaksana Urban Village 2019, Bunga Rachmalia mengatakan para mahasiswa melakukan branding terhadap tujuh kota tersebut dengan dua metode yaitu secara online melalui media sosial. Serta secara offline dengan mengunjungi langsung lokasi.

"Metode online melalui sosial media (promosi), membuat instagram dan youtube. Kalau offline mengunjungi ke lokasi termasuk membuat mural," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (27/11).

Ia mengungkapkan, tujuh kota yang dibranding yaitu Cianjur, Kuningan, Pangandaran, Subang, Tasikmalaya, Indramayu dan Bogor. Menurutnya, branding yang dilakukan pada kota-kota tersebut yaitu sesuatu yang belum dikenal orang lain.

"Pangandaran selama ini dikenal lautnya tapi ternyata ada Ronggeng Gunung yang mulai dilupakan," katanya.

Baca Juga

Di Cianjur katanya membranding Lentera Cianjur, di Kuningan membranding seni kriya kayu, Subang membranding batik nanas, Tasikmalaya Payung Geulis, Indramayu mangrove dan Bogor, pabrik gong pancasan.

Menurutnya, kegiatan membranding tujuh kota tersebut dilakukan selama satu tahun. Ia menambahkan, kegiatan Urban Village digelar sudah berjalan sejak 6 tahun lalu. Dimana, para mahasiswa Ilmu Komunikasi saat ini mempunyai tugas mata kuliah untuk membranding tujuh kota di Jawa Barat.

Bunga mengatakan hasil karya membranding tujuh kota akan ditampilkan dalam acara Urban Village 2019. Dimana, kegiatan tersebut juga akan digelar berbagai penampilan dan penampilan penyandang disabilitas. Katanya, pada April lalu sudah dilakukan kegiatan Idea Festival rangkaian dari kegiatan Urban Village 2019.

"Kita mengangkat anak-anak penyandang disabilitas dalam acara urban village karena mereka banyak yang tidak mempunyai tempat atau ruang berekspresi," ungkapnya.

Menurutnya, dua tahun pertama kegiatan urban village bernama global village. Dimana, mahasiswa membranding negara-negara di dunia. Namun pada 4 tahun terakhir berganti menjadi urban village dan membranding kota-kota di Indonesia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA