Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Isu Latih Arsenal, Pochettino: Saya Lebih Pilih Jadi Petani

Senin 25 Nov 2019 14:55 WIB

Red: Bayu Hermawan

Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino

Foto: EPA-EFE
Pochettino menegaskan dirinya tidak bakal menjadi pelatih Arsenal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mauricio Pochettino disebut-sebut menjadi calon kuat pelatih Arsenal, jika Unai Emery dipecat. Namun, pria asal Argentina itu menegaskan, Arsenal merupakan salah satu dari tiga klub, yang dirinya tak akan mau menjadi pelatih.

"Saya tidak akan pernah mau menjadi pelatih Arsenal dan Barcelona, karena saya telah mengidentifikasikan diri sebagai Tottenham dan Espanyol," tegasnya seperti dikutip dari Talksport.

Seperti diketahui, Mauricio Pochettino dipecat oleh manajemen Tottenham Hotspur pada pekan lalu. Posisi Pochettino kemudian digantikan oleh Jose Mourinho, yang pernah menjadi pelatih Chelsea dan Manchester United.

Pascatak lagi menjadi pelatih the Lily White langsung beredar prediksi klub mana yang akan menjadi pelabuhan Pochettino. Arsenal menjadi salah satu yang disebut-sebut berpeluang memboyong Pochettino.

Hal itu lantaran Unai Emery belum juga bisa membuat performa the Gunners membaik. Emery baru bisa mempersembahkan dua kemenangan dari 11 pertandingan terakhir Arsenal. Bahkan di pertandingan terakhir, Emery dan skuat Arsenal mendapat sambutan tak ramah dari fans sendiri, karena hanya mampu bermain imbang melawan Southampton.

Pochettino mengaku, dirinya lebih memilih pulang ke Argentina dibandingkan menjadi pelatih Arsenal. Selain itu, jika melatih di Liga Argentina, dirinya hanya mau menjadi pelatih Newell's Old Boys.

"Saya tumbuh besar di Newell's Old Boys, jadi saya juga tidak akan pernah melatih Rosario Central (saingan berat Newell's). Itu adalah keputusan saya, saya lebih memilih bekerja di ladang milik saya di Argentina, dibanding melatih di klub-klub itu," katanya.

Pochettino juga mengungkapkan, dirinya telah mencurahkan segalanya saat menjadi pelatih Tottenham Hotspur. "Saya punya komitmen tinggi terhadap tim ini (Tottenham), saya bekerja seperti saya akan tetap disini selamanya," ujarnya.

"Tapi pada akhirnya, kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di sepak bola," ucapnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA