Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

PSIS Bidik Tiga Poin Saat Jamu Bali United

Kamis 14 Nov 2019 12:36 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pemain PSIS Semarang, Fredyan Wahyu (kiri) dan pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah (kanan) di Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Selasa (5/11).

Pemain PSIS Semarang, Fredyan Wahyu (kiri) dan pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah (kanan) di Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Selasa (5/11).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah mengakui Bali United secara materi lengkap.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Tim tuan rumah PSIS Semarang siap mengambil tiga poin saat menjamu Bali United dalam laga tunda Liga 1. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (15/11) malam.

"Semua pemain sepakat sebagai tuan rumah untuk meraih tiga poin supaya kami juga aman di klasemen, karena sekarang posisi kami di klasemen tidak nyaman," kata pelatih kepala PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, Kamis (14/11).

Bambang menyatakan, semua orang tahu bahwa Bali United tim bagus dan kuat. Terbukti saat ini Bali United berada di puncak klaseman.

Menurut Bambang, Bali United kandidat kuat juara liga kali ini. Namun apa pun itu, lanjut dia, PSIS juga dalam posisi yang tidak aman, maka dari itu sebagai tuan rumah PSIS akan berusaha meraih tiga poin supaya aman pada klasemen.

"Saya sudah beberapa kali melihat video permainan Bali United dan saya amati dan analisa bahwa memang pemain Bali United secara materi kualitasnya bagus dan cara bermain mereka cepat, vertikal yaitu langsung ke depan, baik ke strikernya maupun ke sayap, seperti itu cara mainnya," kata Bambang.

Bambang pun mengakui Bali United secara materi lengkap, siapa pun yang bermain sama kekuatannya. Sehingga meskipun ada beberapa pemain yang dipanggil ke timnas tidak berpengaruh karena penggantinya juga tidak kalah kualitasnya.

"Bali United tim yang berbahaya. Perlu kami waspadai walaupun tidak ada empat pemain intinya, tetapi sama saja karena kualitas pemain mereka sama, maka pelatihnya sering merotasi pemain karena kualitasnya memang sama," jelas Bambang.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA