Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Optimalkan Pengawasan Bunker BBM, Pelni Gandeng Sucofindo

Jumat 22 Nov 2019 20:36 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Kapal Motor (KM) Lambelu milik PT Pelni

Kapal Motor (KM) Lambelu milik PT Pelni

Foto: Antara/Izaac Mulyawan
Saat ini Pelni mengoperasikan 26 kapal penumpang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni hari ini (22/11) melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan PT Sucofindo (Persero). Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan keja sama tersebut dalam rangka pengawasan bunker bahan bakar minyak (BBM) kapal.

Yahya menjelaskan kerja sama yang dijalankan berada pada bidang pengawasan bunker survey. "Kerja sama antara Pelni dengan Sucofindo sudah berjalan lama dan kali ini kami melakukan kerja sama pada bidang pengawasan bunker yang akan dilakukan pada 24 lokasi pelabuhan," kata Yahya, Jumat (22/11).

Dia menambahkan Pelni juga melaksanakan penandatanganan kontrak kerja sama bagi para pemenang lelang jasa angkut transportir BBM. Beberapa diantaranya PT De Bil Bunkering dan PT Segara Lanjutan Dibya untuk wilayah Tanjung Priok, PT Kartika Jaya Karya untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya, PT Karya Atma Manunggal untuk wilayah Makassar dan sekitarnya, serra PT Pelayaran Sumber Rejeki Bahari Permai untuk wilayah Ambon.

"Kerja sama dengan perusahaan jasa angkut transportir BBM kami maksudkan untuk memenuhi kebutuhan  operasional dan menjamin ketersediaan pemasokan atas kebutuhan BBM subsidi dan non subsidi bagi kapal penumpang Pelni," jelas Yahya.

Hingga saat ini, kata dia, Pelni mengoperasikan 26 kapal penumpang dengan lebih dari 90 pelabuhan singgah yang melayani 1.239 ruas. Selain angkutan penumpang, menurut Yahya, Pelni juga melayani 46 trayek kapal perintis yang menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas.

Dia berharap dengan adanya jalinan kerja sama dengan tujuh perusahaan tersebut, seluruh kebutuhan kapal Pelni akan BBM termasuk pengawasannya dapat terlaksana dan berjalan dengan baik. "Ini dapat memberikan performa dan mendukung kinerja kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan," ujar Yahya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA