Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Chandra Hamzah Ditunjuk Menjadi Komisaris Utama BTN

Jumat 22 Nov 2019 17:47 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Nidia Zuraya

Mantan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah. Kementerian BUMN menunjuk Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Mantan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah. Kementerian BUMN menunjuk Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Foto: Republika/Muhammad Nursyamsyi
Kementerian BUMN juga menunjuk Pahala Mansury sebagai direktur utama BTN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengumumkan adanya pejabat baru dalam tubuh dewan komisaris BTN. Erick menyampaikan, Wakil Ketua KPK periode 2007-2011 Chandra Hamzah dipilih untuk menjabat komisaris utama BTN.

Sebelumnya, Chandra sempat menduduki posisi komisaris utama PT PLN (Persero) pada 2014 lalu. "BTN kan rapat umum pemegang saham (RUPS)-nya memang akhir bulan ini (November)," kata Erick di Istana Negara, Jumat (22/11).

Bersama Chandra, Pahala N Mansury juga ditunjuk sebagai dirut BTN. Selain itu, perubahan juga terjadi di tubuh direksi dan dewan komisaris PT Pertamina (Persero).

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terpilih menjabat sebagai komisaris utama Pertamina, menggantikan Tanri Abeng. Selain itu, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin juga ditunjuk sebagai wakil komisaris utama Pertamina.

Di jajaran direksi, Erick menyebutkan nama baru, yakni Emma Sri Martini yang menjabat sebagai direktur keuangan Pertamina. Emma meninggalkan jabatan lamanya sebagai dirut Telkomsel untuk menduduki posisi barunya di Pertamina.

"Dirkeu baru, Ibu Emma yang sebelumnya dirut Telkomsel karena memang kan sebelumnya Pak Pahala ada tugas baru sebagai dirut BTN," ujar Erick.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA