Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Trump Melayat Dua Tentara AS yang Meninggal di Afganistan

Jumat 22 Nov 2019 15:45 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Presiden AS Donald Trump

Presiden AS Donald Trump

Foto: Evan Vucci/AP
Dua tentara AS meninggal dalam kecelakaan helikopter di Afganistan

REPUBLIKA.CO.ID, DELAWARE -- Presiden Amertika Serikat (AS) Donald Trump melakukan perjalanan ke Pangkalan Angkatan Udara Dover di Delaware pada Kamis (21/11). Trump menuju Delaware untuk menerima jenazah dua tentara Amerika yang meninggal dalam kecelakaan helikopter di Afghanistan pekan ini.

Trump bertemu dengan keluarga para prajurit di pangkalan itu disertai Ibu Negara Melania Trump, Ketua Kepala Staf Gabungan Mark Milley, dan penasihat keamanan nasional Robert O'Brien. Presiden dan pejabat lainnya memandang enam personel militer yang mengenakan seragam tentara, memakai sarung tangan putih dan baret hitam menyerahkan peti jenazah berselubung bendera ke sebuah mobil.

Pentagon pada Kamis mengidentifikasi kedua prajurit tersebut sebagai Bintara Tinggi (Kepala Surat Perintah) David Knadle dari Tarrant, Texas, dan Bintara Tinggi Kirk Fuchigami Jr dari Keaau, Hawaii.

Militer AS mengatakan penyebab kecelakaan pada Rabu di Provinsi Logar di selatan Kabul, ibu kota Afghanistan sedang diselidiki. Tetapi laporan awal tidak menunjukkan kejadian itu disebabkan oleh tembakan musuh. Taliban Afghanistan mengaku bertanggung jawab menjatuhkan helikopter.

Kecelakaan itu terjadi setelah Taliban menukar dua sandera Barat dengan tiga komandannya yang ditahan oleh pemerintah Afghanistan, meningkatkan harapan mencairnya hubungan antara kelompok militan dan pasukan koalisi.

Pada September, Trump membatalkan pembicaraan damai dengan para pemimpin Taliban yang bertujuan mengakhiri perang 18 tahun mereka setelah kelompok tersebut mengaku bertanggung jawab atas serangan di Kabul yang menewaskan seorang tentara Amerika dan 11 orang lainnya.

Langkah mengejutkan tersebut membuat keraguan akan masa depan rancangan perjanjian yang menawarkan penarikan ribuan tentara A.S. sebagai imbalan atas jaminan bahwa Afghanistan tidak akan digunakan sebagai pangkalan untuk serangan militan terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

Aktor Jon Voight, seorang pendukung Trump yang menerima Medali Seni Nasional dari presiden di Gedung Putih sebelumnya pada hari Kamis, menemani Trump pada kunjungan ke pangkalan Dover dan menyebut pengalaman itu sangat kuat.

"Siapa yang bisa berbicara untuk keluarga-keluarga ini dan bagaimana mereka akan melaluinya ?" katanya kepada wartawan setelah upacara penyerahan jenazah. "Sangat dihormati dan bermartabat. Pasti menghibur bahwa putra-putra mereka dihargai oleh negara mereka," katanya dilansir Reuters.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA