Sabtu, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 Januari 2020

Sabtu, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 Januari 2020

Tak Pasang Iklan, Bos Wikipedia Hanya Andalkan Donasi

Jumat 22 Nov 2019 15:48 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Tak Pasang Iklan, Bos Wikipedia Hanya Andalkan Donasi. (FOTO: Reuters)

Tak Pasang Iklan, Bos Wikipedia Hanya Andalkan Donasi. (FOTO: Reuters)

Penemu Wikipedia adalah Jimmy Donal Wales, biasa disapa Jimbo.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Seluruh masyarakat di dunia rasanya sudah tahu dengan situs ensiklopedia bernama Wikipedia. Situs ini merupakan proyek yang dijalankan oleh Wikimedia Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Penemu Wikipedia adalah Jimmy Donal Wales, biasa disapa Jimbo. Ia merupakan pengusaha AS yang mengelola Wikipedia dan Wikia.

Melansir dari Gadgets Now (21/11/2019), Wikipedia bergabung dengan Larry Singer dan kawan-kawan yang lain pada tahun 2001. Situs ini diluncurkan pada 15 Januari 2001 dan bertumbuh cepat serta memudahkan pengguna untuk mendapatkan layanan informasi gratis.

Baca Juga: Waduh! Bos WhatsApp Ajak Penggunanya Hapus Akun Facebook, Kenapa Tuh?

Saat ini Wikipedia sudah menyajikan lebih dari 285 bahasa termasuk bahasa daerah, seperti bahasa Aceh, Jawa, Sunda, Bugis, dan lainnya. Kedatangan Wikipedia yang gratis dan dapat diakses dengan mudah, telah membebaskan ensiklopedi berbayar tenar semacam Britannica.

Meskipun Wikipedia merupakan kolaborasi dan bisa diedit oleh siapa saja, keakuratan artikelnya tidak usah diragukan. Bahkan, hampir sekelas dengan Britannica yang berbayar.

Baca Juga: Terus Dikecam, Facebook Tetap Ekspansi Enkripsinya ke Aplikasi Messenger

Dengan tampilan halaman begitu tinggi, Jimbo menolak untuk memasang iklan di Wikipedia. Hingga saat ini, Wikipedia bertahan dengan donasi seiklasnya dari para pengakses. Pasalnya, tujuan utama Wikipedia adalah memberikan akses gratis pada semua pengetahuan manusia.

"Kami tidak pernah mempertimbangkan untuk memasang iklan. Dalam pertemuan para direksi kami, topik itu juga tidak pernah muncul," kata Jimbo.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA