Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Cina Kecewa Berat, Bos Facebook Dianggap Pengkhianat

Rabu 20 Nov 2019 15:45 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

China Kecewa Berat! Bos Facebook Dianggap Pengkhianat!. (FOTO: Instagram/zuck)

China Kecewa Berat! Bos Facebook Dianggap Pengkhianat!. (FOTO: Instagram/zuck)

Mark Zuckerberg sempat mencuri hati warganet China, kini dianggap penghianat

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta -- Mark Zuckerberg sempat mencuri hati para warganet China, sebelum akhirnya dipanggil pengkhianat karena melontarkan kritik soal penyensoran konten dunia maya yang terjadi di China. Bahkan, muncul artikel yang menjabarkan pengkhianatan sang pendiri Facebook itu.

Ia juga menyampaikan, perbedaan pandangan soal penyensoran konten itu menjadi salah satu alasan Facebook tak beroperasi di China. Di sisi lain, melansir SCMP (20/11/2019), Facebook menghasilkan 10% pendapatan tahunannya dari bisnisnya China, sekitar US$5 triliun.

Bukan cuma soal penyensoran, Zuckerberg juga berkomentar negatif soal TikTok, menjadi salah satu penyebab warganet China mencacinya saat ini. "Komentarnya soal TikTok menggambarkan mengapa usaha sia-sianya untuk memasuki pasar China gagal," tulis kolumnis di laman Guancha.cn, dikutip dari SCMP.

Baca Juga: Setajam Silet! Bos Twitter Lontarkan Kritik Tajam untuk Mark Zuckerberg

Artikel WeChat yang menilai Zuckerberg sebagai pengkhianat bagi China menuai lebih dari 100 ribu kunjungan, melampaui kapasitas yang dimiliki aplikasi tersebut. Komentar-komentarnya pun didominasi pandangan yang menyetujui penulis artikel.

Salah satu  pengguna Zhihu menuliskan, "saya kira ia mencintai budaya China, seperti yang ditu jukkan sepuluh tahun lalu. Tapi sepertinya penilaian saya salah."

Pelabelan pengkhianat terjadi karena dulu, Zuckerberg terlihat memperlakukan China dengan manis; mengucapkan selamat saat tahun baru China, mengunjungi universitas di China dan berpidato dalam bahasa Mandarin, bahkan istrinya pun memiliki darah Tionghoa.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA