Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sukabumi Giatkan Inovasi Pendidikan Lewat Gerakan Literasi

Rabu 20 Nov 2019 13:27 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Muhammad Hafil

 Gerakan Literasi Sekolah (ilustrasi).

Gerakan Literasi Sekolah (ilustrasi).

Foto: Rumah Zakat
Sukabumi menggelar jambore literasi.

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI--Ribuan pelajar dan guru tingkat TK hingga SMA di Kota Sukabumi mengikuti jambore literasi di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Rabu (20/11). Kegiatan ini untuk memperkokoh Sukabumi sebagai kota literasi.

Jambore literasi ke-4 ini merupakan puncak acara literasi Kota Sukabumi yang digelar di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, Rabu (20/11). Acara yang diikuti ribuan peserta baik pelajar dan guru mulai tingkat TK hingga SMA ini untuk meningkatkan kecintaan membaca buku.

Istimewanya pada momen itu juga diberikan penghargaan tokoh perpustakaan Sukabumi kepada Wali Kota Sukabumi periode 1993-1998 Udin Koswara yang membangun perpustakaan dan diresmikan BJ Habibie. '' Inovasi pendidikan salah satunya melalui gerakan literasi,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Kegiatan ini jambore tersebut sejalan dengan amanat Presiden Jokowi pada saat mengumpulkan unsur Forkopimda beberapa waktu lalu di Bogor. Di mana seluruh daerah baik kota/kabupaten serta provinsi wajib melakukan percepatan pembangunan di wilayah masing-masing dengan tiga upaya.

Salah satunya melakukan inovasi pendidikan yang berkaitan erat dengan jambore literasi yang dilaksanakan. Acara ini bukan seremonial, akan tetapi ingin bagaimana anak dan pelajar mereka mencintai membaca dalam kehidupan sehari-hari.'' Intinya literasi bagian dari inovasi pendidikan,'' kata Fahmi.

Fahmi menerangkan, ada gerakan literasi dilakukan baik literasi sains, numerasi, didigital, budaya dan finanasial yang harus disosialisasikan. Enam jenis literasi ini seandainya sosialisasikan akan mengokohkan Kota Sukabumi sebagai kota literasi.

Selama ini terang Fahmi, Sukabumi menggulirkan program literasi yakni Sukabumi gemar membaca (Sugema), Sahabat gerakan literasi atau Geulis, sekolah ramah anak di dalamnya literasi, dakotak literasi cerdas (Kolecer). Ke depan akan terus disosialisasikan literasi kepada warga di tempat umum.

Pengembangn gerakan literasi ini ungkap Fahmi sejalan dengan dua hal lainnya yang diamanatkan presiden yakni semua kepala daerah wajib melakukan reformasi birokrasi. Di mana tidak boleh ada birokrasi yang berbelit dan tidak boleh sistem manual karena teknologi berkembang cepat dan tidak boleh malas melayani masyarakat.

Selain itu sambung Fahmi, percepatan infrastruktur bagaimana anggaran provinsi dan kota/kabupaten diarahkan pada infrastruktur. Sebab jika infrastruktur baik akan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan.

Sukabumi ungkap Fahmi, banyak potensi dari pelajar dan tinggal sentuhan dari kepala sekolah untuk minat dan bakat. Ketika mendapatkan motivasi dari sekolah akan terus melesat prestasinya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sukabumi Nicke Siti Rahayu menambahkan, jambore ini dalam rangka meningkatkan kualitas masyarakat. Selain itu sejalan misi pertama wali kota mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, dan berbudaya serta memiliki kesetiakawanan sosial berbasis ketahanan keluarga.

"Untuk mewujudkannya perlu penguatan genersi literasi sejak dini,'' kata Nicke. Salah satunya ajang jambore yang merupakan tempat berkumpulnya para pegiat literasi dengan jumlah peserta 1.300 orang.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA