Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

SMA PKP JIS Gelar Apresiasi Sastra

Rabu 20 Nov 2019 05:35 WIB

Red: Gita Amanda

Kasudin Jakart Timur II memberikan sambutan dalam ajang Apresiasi Sastra dan Literasi di SMA PKP JIS.

Kasudin Jakart Timur II memberikan sambutan dalam ajang Apresiasi Sastra dan Literasi di SMA PKP JIS.

Foto: SMA PKP JIS
Tujuan acara agar dapat mencintai sastra dan membudayakan Bahasa Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- SMA PKPK JIS menggelar apresiasi sastra dan literasi yang diisi oleh para satrawan nasional yakni Jose Rizal Manua, Hasan Aspahani dan Denting ‘Pemenang Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat Provinsi DKI Jakarta dari SMA PKP JIS. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar dapat mencintai sastra dan membudayakan Bahasa Indonesia.

Niya Rasniyah selaku Ketua Pelaksana mengatakan acara tersebut dihadiri oleh KH. Hamidan yang menjadi pembuka acara tersebut dengan lantunan diksi syarat sastra.
Dalam sambutan kedua, H. Gunas Mahdianto selaku Kasudin Jaktim II mengatakan SMA PKP JIS telah mengembangkan kegiatan Apresiasi Sastra yang berkualitas.

"Ajang ini pula menjadi olahrasa atas berkembangnya sastra-sastra dan bahasa yang ada di generasi saat ini," ungkapnya seperti dalam siaran pers.

photo
Penampilan Jose Rizal Manua dalam membacakan sajak-sajak puisinya yang penuh ekspresif.

Penantian yang ditunggu-tunggu adalah sastrawan nasional yang pernah menjuarai gelar dunia di Jerman dalam ajang festival teater pada tahun 2006. Dengan baju lurik khas jawa yang dikenakannya, Jose Rizal Manua membawakan beberapa puisinya dengan judul ironis, lagu terpendek di dunia dan puisi yang berjudul biarin menjadi semua pamungkas, seluruh audience merasa tertawa terbahak-bahak terkait pemilihan diksinya yang lucu dan menyentil kondisi bangsa ini.

“Acara ini adalah program tahunan sekolah yang disusun dengan semarik mungkin dan mengedepankan koreografi dan literasi digital agar setiap insan memiliki warna tersendiri dalam menjalani hidup. Ilmu tanpa agama akan hampa, hidup Tanpa sastra akan tak berwarna," ujar Yayat W. Herianto yang menahkodai SMA PKP JIS saat ini. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA