Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Uji Publik Kandidat Bos BUMN, Budaya Baru pada Era Erick

Selasa 19 Nov 2019 22:36 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ratna Puspita

Menteri BUMN Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir

Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Pengamat juga mengingatkan uji publik rentan terjadi polemik jika ada pro dan kontra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat BUMN dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir membawa budaya baru dalam hal proses seleksi calon direksi dan komisaris BUMN. "Proses pemilihan direksi dengan dipanggil dan uji publik boleh-boleh saja, ini bentuk budaya baru," ujar Abra saat dihubungi Republika di Jakarta, Selasa (19/11).

Baca Juga

Abra menilai proses ini memberikan kesempatan publik ikut terlibat dengan memberikan masukan kepada Erick mengenai kandidat direksi dan komisaris BUMN. "Positifnya publik bisa memberikan masukan ke kementerian, misalnya ada catatan tertentu para kandidat tadi publik bisa komentar karena terbuka prosesnya," ucap Abra. 

Kendati demikian, kata Abra, Erick juga harus mewaspadai dampak negatif yang ditimbulkan dari proses uji publik seperti ini jika tidak dilakukan antisipasi dengan cermat. Abra memandang model pemanggilan secara terbuka rentan terjadi polemik jika ada pro dan kontra pada tataran publik.

"Dengan dipublikasikan tentu ada risiko terjadi polemik dan membuat gaduh yang dikhawatirkan akan pengaruhi konsentrasi BUMN," kata Abra menambahkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA