Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Jabar Terpilih Sebagai Destinasi Wisata Halal Terfavorit ASR

Selasa 19 Nov 2019 21:40 WIB

Red: Gita Amanda

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) saat menghadiri Anugerah Syariah Republika 2019 di Hotel JW Mariott Jakarta, Selasa (19/11).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) saat menghadiri Anugerah Syariah Republika 2019 di Hotel JW Mariott Jakarta, Selasa (19/11).

Foto: dok. Republika
Jawa Barat mengalahkan 10 besar provinsi lainnya dari total 33 provinsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Provinsi Jawa Barat (Jabar) terpilih sebagai destinasi (tujuan) wisata halal terfavorit pada Anugerah Syariah Republika (ASR) 2019. Jawa Barat mengalahkan 10 besar provinsi lainnya dari total 33 provinsi yang diikutsertakan.

Ketua Dewan Juri ASR 2019 Nurhasan Murtiaji mengatakan ada dua metode penilaian yang digunakan dalam menentukan pemenang tujuan wisata halal favorit ini. Pertama, melalui voting destinasi wisata halal terfavorit yang digelar Republika pada pertengahan Oktober hingga pertengahan November 2019.

Kedua, kata Nurhasan yang juga Wakil Pemimpin Redaksi Republika, melalui penilaian kualitatif dengan indikator-indikator yang jelas dan kuat. Indikator-indikator itu meliputi
atraksi, tujuan wisata, kemudahan ibadah, sertifikasi halal, kemudahaan transportasi, infrastruktur, keamanan, dan urban effect.

Hasil voting dan penilaian kualitatif kemudian digabungkan menjadi nilai total. "Jawa Barat menyisihkan daerah-daerah lain yang selama ini menjadi ikon wisata halal di Indonesia," kata Nurhasan, Selasa (19/11).

Penyerahan pnghargaan Provinsi Jawa Barat sebagai tujuan wisata halal terfavorit ini dilakukan pada gelaran ASR 2019 di Hote Marriott Jakarta, Selasa (19/11/2019). Hadir menerima penghargaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dari hasil voting yang digelar di web berita republika.co.id dan penilaian kualitatif, Nurhasan mengatakan ada lima daerah yang bersaing ketat. Kelimanya adalah NTB, Aceh, DKI Jakarta, Sumbar, dan Jawa Barat.

Pada ASR 2018, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih sebagai tujuan wisata halal terfavorit. NTB saat itu mengalahkan Aceh dan Sumbar di tiga besar.

Republika untuk ketiga kalinya menggelar Anugerah Syariah Republika atau ASR ini sejak 2017. Pada ASR pertama (2017), belum ada kategori tujuan wisata halal terfavorit. Baru pada ASR 2018 pemilihan wisata halal ditetapkan dengan NTB sebagai pemenang.

Ketua Panitia ASR 2019 Elba Damhuri menjelaskan, dalam dua kali pemilihan wisata halal terfavorit masif fokus pada level provinsi. ASR, kata dia, belum masuk pada destinasi wisata halal favorit yang lebih kecil lingkupnya seperti pada tingkat Kota atau Kabupaten.

Untuk juri pemilihan tujuan wisata halal terfavorit ini, sambung Elba, terdiri dari Nurhasan Murtiaji (Ketua), Pemred Republika Irfan Junaedi, Kepala Republika Online Elba Damhuri, Fuji Pratiwi (Redaktur Ekonomi Syariah Republika), Budi Raharjo (Asisten Redaktur Ekonomi Republika Online), dan Irwan Kelana (Redaktur Halal Republika).

Dari sisi voting, Elba mengatakan Jawa Barat berada di posisi teratas dengan mendapat 28 persen suara, disusul Aceh dan Sumbar. DKI Jakarta berada di posisi keempat, diikuti NTB.

Jawa Barat memiliki tujuan wisata yang beragam, dengan atraksi yang banyak menarik perhatian. Bandung dan beberapa kota lain di Jawa Barat telah menampilkan wajah urban effect wisata dengan atraksi-atraksi yang memikat turis baik dari dalam maupun luar negeri.

Elba mengatakan tidak sulit mendapatkan tempat makanan yang halal dan bersertifikasi halal di Jawa Barat. Kemudahan dan kenyamanan beribadah pun memiliki poin tinggi di Jawa Barat.

Jawa Barat memiliki keunggulan dari sisi religiusitas penduduknya. Hal ini, jelas Elba, berdampak pada penerimaan infrastruktur halal yang lebih menyatu dengan warga.

Heterogenitas juga menjadi poin penting kemenangan Jawa Barat sebagai tujuan wisata halal terfavorit. Selain terkait tujuan wisatanya yang memang banyak, ragam kuliner dan atraksi, Jawa Barat juga didatangi banyak turis dari beragam kalangan baik Muslim maupun turis Hindu, Budha, Kristen, Katolik, dan Konghucu.

"Dalam hal ini Jawa Barat mampu memadukan dengan sangat baik wisata yang mampu menarik minat turis datang dan wisata halal," kata Elba.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA