Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

UNP Pertimbangkan Pemberian Gelar Doktor untuk Erdogan

Selasa 19 Nov 2019 17:50 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Foto: Presidential Press Service via AP
UNP sadar pemberian gelar untuk Erdogan bisa dinilai politis.

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG--Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri mengatakan pihaknya bersama senat Universitas masih memikirkan peluang pemberian gelar Doktor Honoris Causa untuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Menurut Ganefri, pihaknya masih mengkaji dampaknya bagi UNP dan Erdogan sebagai penerima gelar.

Baca Juga

"Kami masih ingin mengundang Erdogan datang ke UNP. Masih kita pertimbangkan untuk pemberian Doktor Honoris Causa," kata Ganefri di Kampus UNP Padang, Selasa (19/11).

Selain untuk UNP dan Erdogan, Ganefri juga memikirkan dampak pemberian gelar bagi bangsa Indonesia. Ganefri memahami pemberian gelar Doktor Honoris Causa untuk Erdogan akan sarat dengan unsur politik.

Erdogan merupakan pemimpin yang vokal terkait berbagai isu internasional dan kerap bertentangan dengan sejumlah pemimpin negara besar dunia.

"Peluang masih terbuka," ujar Ganefri.

Sebelumnya UNP sudah pernah memberikan gelar Doktor Honoris Causa untuk tokoh internasional dari negara lain. Yakni kepada mantan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim  pada 2018 lalu.

Selain itu, penerima Doktor Honoris Causa dari UNP ialah mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri, Mantan Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi dan mantan Dewan Pertimbangan Presiden Ahmad Syafi'i Ma'arif. Bulan depan, UNP akan memberikan gelar yang sama kepada mantan Wapres Ri Jusuf Kalla. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA