Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Fahmi Idris: Munas Golkar tak Berakhir dengan Partai Baru

Selasa 19 Nov 2019 16:21 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) berjabat tangan dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo (kedua kanan) yang disaksikan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ketiga kanan) dan Tokoh Senior Partai Golkar Akbar Tanjung, pada pembukaan Rapimnas Partai Golkar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) berjabat tangan dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo (kedua kanan) yang disaksikan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ketiga kanan) dan Tokoh Senior Partai Golkar Akbar Tanjung, pada pembukaan Rapimnas Partai Golkar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Fahmi Idris yakin konflik jelas Munas akan berakhir santai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tokoh senior Partai Golkar Fahmi Idris meyakini konflik yang terjadi menjelang penyelenggaraan Munas Golkar tidak akan berakhir pada pembentukan partai politik baru. Konflik akan berakhir dengan santai.

"Konflik di internal partai pasti selalu ada. Saya yakin konflik menjelang Munas akan berakhir dengan santai-santai saja. Jangan khawatir akan ada partai baru, saya yakin tidak ada," kata Fahmi dalam diskusi publik bertema "Golkar Mempersiapkan Transformasi Kader Bangsa" yang diselenggarakan Jenggala Center di Jakarta, Selasa.

Fahmi mengatakan, alasan tidak akan tercipta partai baru karena konflik pasti akan berakhir saat Munas selesai. Selain itu para tokoh yang disebut akan maju sebagai calon ketua umum yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesato pun sudah memiliki jabatan yang bagus.

"Biaya membuat partai juga tinggi, tidak mungkinlah muncul partai baru. Dengan makin matangnya kader Golkar, kita akan bisa mengatasi masalah," ujar Fahmi.

Sementara itu terkait peluang dua figur calon ketua umum Golkar yang selama ini mengemuka yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo, Fahmi memandang keduanya memiliki konsep dan kemampuan untuk memajukan Golkar.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA