Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Permudah Iklan Online, Opera Ads Luncurkan Unit Iklan Terbaru

Rabu 20 Nov 2019 13:38 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Permudah Iklan Online, Opera Ads Luncurkan Unit Iklan Terbaru. (FOTO: Opera Ads)

Permudah Iklan Online, Opera Ads Luncurkan Unit Iklan Terbaru. (FOTO: Opera Ads)

Opera Ads, platform iklan online Opera, menghadirkan unit iklan terbaru

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Opera Ads, platform iklan online Opera, menghadirkan unit iklan terbaru yang membantu pemasang iklan meningkatkan interaksi dengan pelanggan dan memaksimalkan kampanye online mereka.

Dalam periklanan online tradisional, para pemasar cenderung mengarahkan iklannya ke halaman utama (landing page). Hal itu membuat pengguna harus menekan beberapa tombol untuk akhirnya dapat mengakses layanan yang dibutuhkan, seperti, informasi kontak, online chat, atau informasi nomor telepon perusahaan.

Baca Juga: Perang Iklan 10 E-Commerce di TV, Si Orange Ternyata Paling Boros

Sayangnya, tombol aksi pada iklan umumnya tidak terintegrasi langsung dengan aplikasi atau fungsi panggilan telepon, memaksa pengguna untuk menyalin dan menempelkan nomor telepon serta alamat email, atau bahkan menghafal nomor telepon dan kode tertentu.

Unit iklan terbaru dari Opera Ads terintegrasi secara sempurna dengan aplikasi dan fungsi smartphone, meningkatkan pengalaman pemasang iklan maupun pengguna dengan mengurangi jumlah tombol yang harus ditekan. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi menghafal nomor telepon atau menyalin dan menempelkan alamat email maupun kode tertentu untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Unit iklan baru ini terintegrasi secara otomatis dengan berbagai layanan populer, seperti, WhatsApp dan Facebook Messenger, memungkinkan interaksi via USSD, pesan SMS, atau panggilan telepon.

"Opera Ads mengubah lanskap digital iklan seluler pada pasar utama Opera," kata VP Global Business Development Opera, Per Wetterdal, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (18/11/2019).

"Unit iklan terbaru ini hanya tersedia untuk ekosistem iklan seluler dan menyediakan akses ke basis pengguna Opera, yang luas, yang terdiri atas lebih dari 350 juta pengguna," tutupnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA