Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Nilai Saham Mengudara, Kekayaan Bos Luckin Coffee Kian Berjaya

Selasa 19 Nov 2019 14:58 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Nilai Saham Mengudara, Kekayaan Bos Luckin Coffee Kian Berjaya. (FOTO: Istimewa)

Nilai Saham Mengudara, Kekayaan Bos Luckin Coffee Kian Berjaya. (FOTO: Istimewa)

Saham Luckin Coffee kian berjaya mengalami lonjakan hingga 25 persen.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Baca Juga

Kompetitor Starbucks asal China, Luckin Coffee mencatatkan laba yang fantastis pada kuartal III-2019, yakni naik menjadi 208,9 juta dolar AS, meningkat 558 persen dari tahun sebelumnya.

Saham Luckin Coffee kian berjaya mengalami lonjakan hingga 25 persen. Lonjakan saham tersebut meningkatkan kapitalisasi pasar Luckin sebesar 6,4 miliar dolar AS.

Baca Juga: Kompetitor Berat Starbucks di China Catat Peningkatan Laba dalam Angka Fantastis!

Selain itu, kekayaan Chairman Luckin Coffee, Charles Lu naik menjadi 2,26 miliar dolar AS. Aset Lu juga termasuk taruhan dalam bisnis yang terkait secara otomatis. Tak ketinggalan. CEO Jenny Zhiya Qian juga memiliki harta sebesar 1,06 miliar dolar AS.

Dengan begitu, Lu masuk ke dalam daftar orang terkaya di China versi Forbes 2019. Lu berada di posisi ke-194. Kekayaan Lu dan Qian yang meningkat pesat tersebut saat ini sebanding dengan kekayaan 4,2 miliar dolar AS untuk Howard Schulz, pendiri ikonis Starbucks.

Baca Juga: Intip Persaingan Starbucks dan Luckin di China, Siapa yang Unggul?

Yang pasti, Luckin masih memiliki jalan panjang untuk menyamai Starbucks, yang kapitalisasi pasarnya hampir 100 miliar dolar AS dan di atas Luckin. Luckin juga berjuang untuk menghasilkan uang di mana kerugiannya melebar pada kuartal ketiga menjadi 82 juta dolar AS.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA