Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Politikus Gerindra Sepakat Pilkada Dikembalikan ke DPRD

Selasa 19 Nov 2019 13:36 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad

Foto: Republika/Arif Satrio Nugroho
Politikus Gerindra menilai pilkada oleh DPRD tidak melanggar UUD 1945.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sepakat agar pemilihan kepala daerah diserahkan kembali DPRD. Menurut dia, opsi demikian akan lebih efektif, efisien, dan produktif.

"Lebih efektif, efisien, dan produktif apabila pemilihan kepala daerah, baik bupati/wali kota maupun gubernur, ke depan dikembalikan melalui DPRD. Tentu setelah dikaji secara mendalam dan komprehensif oleh Komisi II DPR RI dan Kemendagri," ujar Dasco lewat keterangan resminya, Selasa (19/11).

Baca Juga

Ia juga menilai pemilihan kepala daerah oleh DPRD tidak melanggar Undang-Undang Dasar 1945. Sebab, UUD 1945 tidak secara tegas mengamanatkan pemilihan kepala daerah harus langsung.

"Bunyi Pasal 18 Ayat (4) UUD NRI Tahun 1945: 'Gubernur, bupati, dan wali kota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis'," ujar Dasco.

Ia mengatakan enyelenggaraan pilkada langsung selama ini memakan anggaran yang besar. Selain itu, ia menambahkan, ada potensi korupsi oleh kepala daerah karena biaya politik yang tinggi selama kontestasi.

"Permasalahan yang lebih substantif adalah bagaimana terwujudnya tatanan masyarakat yang adil dan makmur, setelah terpilihnya kepala daerah di daerah," ujar Dasco.

Selain itu, pemerintah harus berusaha maksimal dalam menjaga keamanan saat pilkada berlangsung. Sebab, dalam pelaksanaan pilkada langsung kerap kali timbul perpecahan adanya perbedaan pilihan politik.

"Hal ini mengingat fanatisme antarpendukung calon apabila tidak terkendali bisa berakibat melahirkan malapetaka dan keresahan masyarakat," ujar Dasco.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA