Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Pelindo III Gandeng BNI Kelola Dana Operasional Perusahaan

Selasa 19 Nov 2019 08:24 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Friska Yolanda

Terminal petikemas Pelindo III.

Terminal petikemas Pelindo III.

Foto: Antara.
Selama ini, dana kelolaan Pelindo III dan anak usaha dilakukan secara mandiri.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pelindo III melakukan terobosan di bidang pengelolaan keuangan, dalam upaya mendukung percepatan usaha secara transparan dan berkesinambungan. Salah satunya melakukan sinergi dengan BNI melalui program BNI Notional Pooling, BNI Virtual Account Debit, dan Fasilitas Non Cash Loan, yang dituangkan melalui perjanjian kerja sama.

"Pelindo III dengan senang hati menerima penawaran dari BNI untuk dapat melakukan segala akselerasi percepatan guna mewujudkan kelancaran operasional yang sejalan dengan proses bisnis perusahaan," ujar Direktur Keuangan Pelindo III, Irvandi Gustari melalui siaran persnya, Senin (18/11).

Pelindo III, kata Irvandi, memiliki anak usaha yang berbeda segmnen bisnisnya. Ada yang bergerak dalam bidang kesehatan yakni PT PHC, pengelolaan sumber daya manusia yakni PT PDS, pengelolan marine services yakni PT PMS dan operasional kepelabuhanan seperti PT TPS, TTL, dan BJTI.

"Selama ini pengelolaan dana mereka (masing-masing anak usaha) dilakukan secara mandiri," ujar Irvandi.

Irvandi menjelaskan, Notional Pooling adalah layanan cash management yang menawarkan mekanisme konsolidasi posisi saldo rekening pesertanya. Layanan ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pengelolaan dana peserta yang tergabung dalam Grup Notional Pooling, yang akan diakumulasikan secara agregat tanpa melakukan transfer dana antar rekening.

Terkait Notional Polling, kata dia, bisnis usaha Pelindo III memiliki beberapa anak usaha. Sehingga dengan adanya cash pooling ini, manajemen kas perusahaan dalam satu grup bisa memanfaatkan dana operasional berlebih unit usaha lain, namun tetap dikelola oleh Pelindo III sebagai induk.

Adanya sistem ini, kata dia, diharapkan dapat mengoptimalkan dana berlebih pada salah satu anak usaha. Sehingga dapat meminimalkan biaya keuangan dan memaksimalkan return atas excess cash secara grup.

"Sehingga pengelolaan dana perusahaan akan lebih fokus pada operasional untuk modal kerja, termasuk mengelola likuiditas operasional dan investasi jangka pendek,” kata Irvandi.

Selain kerja sama dalam pemenuhan likuiditas, Pelindo III dan BNI juga sinergi dalam pengelolaan dana operasional perusahaan melalui BNI Virtual Account Debit. Layanan BNI Virtual Account Debit di dalam lingkungan Pelindo III diharapkan mampu mempermudah kegiatan operasional, efisiensi transaksi, dan pencatatan seluruh aktivitas transaksi operasional.

"Ini kan dapat dipantau secara real time,” kata Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati.

Kemudian hal lain yang dikerja samakan, lanjut Adi, adalah pemberian Fasilitas Non Cash Loan untuk pembukaan letter of Credit (LC) dalam pengadaan/pembelian barang dan jasa perusahaan.  Sebelumnya Pelindo III juga bekerja sama dengan BNI seperti Integrated Billing System, Sistem Pembayaran H2H Layanan Kapal dan Layanan Barang, Kartu E-Port, serta penggunaan solusi Cash Management BNI.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA