Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Diserbu Ponsel Cina, Pengiriman Ponsel Samsung Lesu

Selasa 19 Nov 2019 08:08 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Diserbu Ponsel China, Pengiriman Ponsel Samsung Lesu. (FOTO: Business Times)

Diserbu Ponsel China, Pengiriman Ponsel Samsung Lesu. (FOTO: Business Times)

Raupan paling besar diperoleh Oppo dengan 26,2 persen, disusul Vivo 22,8 persen.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Perusahaan teknologi asal negeri ginseng, Samsung, mengalami penurunan jumlah pengiriman ponsel di kuartal ketiga tahun 2019. Hasil tersebut diperoleh dari riset International Data Corporation (IDC) Indonesia yang mengumumkan lima besar raja pengiriman ponsel di Indonesia.

Penurunan pengiriman tersebut menempatkan Samsung di urutan ketiga penguasa pengiriman ponsel di Indonesia. Samsung meraup 19,4 persen dari total pengiriman ponsel di Indonesia. Sementara, raupan paling besar diperoleh Oppo dengan 26,2 persen, disusul Vivo dengan 22,8 persen.

Baca Juga: Perang Harga Ponsel, Oppo Rajai Pengiriman Ponsel di Indonesia

Samsung menjadi merk tunggal asal Korea yang harus bersaing dengan empat perusahaan ponsel asal China, yakni Oppo, Vivo, Realme, dan Xiaomi. Penurunan pengiriman ponsel di Indonesia pada kuartal ketiga ini disebut IDC tidak hanya karena jumlah pesaing yang lebih banyak.

IDC menyebut jumlah pembaruan produk Samsung yakni seri A, dinilai IDC terlalu cepat, mengingat produk seri A sebelumnya sudah sukses terjual di pasaran.

Penjualan smartphone secara musiman pada kuartal ketiga tahun ini mengalami penurunan sebanyak 9,9 persen menjadi 8,8 juta unit. Namun, penjualan smartphone dari tahun ke tahun (year-on-year) mengalami peningkatan sebanyak 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA