Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Sekretaris Kementerian dan Seluruh Deputi BUMN Dicopot

Senin 18 Nov 2019 18:59 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Friska Yolanda

Sekretaris Kementerian BUMN dan enam deputi Kementerian BUMN foto bersama setelah diberhentikan dari jabatannya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (18/11).

Sekretaris Kementerian BUMN dan enam deputi Kementerian BUMN foto bersama setelah diberhentikan dari jabatannya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (18/11).

Foto: Republika/Muhammad Nursyamsyi
Surat keputusan pencopotan deputi sudah ditandatangani dan berlaku mulai besok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencopot seluruh deputi dan sekretaris menteri BUMN. Pencopotan ini disampaikan staf khusus menteri BUMN Arya Sinulingga di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, pada Senin (18/11) petang.

Baca Juga

Arya menyampaikan penyegaran ini sudah diputuskan dalam setelah Sekretaris Kementerian BUMN Imam Aprianto Putro, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Hambra, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Gatot Trihargo telah menerima keputusan presiden (kepres) tentang pemberhentian.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Aloysius Kiik Ro juga mengalami keputusan yang sama. Namun, untuk pemindahannya masih dalam penyelesaian proses administrasi.

"SK (surat keputusan) sudah jalan mulai besok," ujar Arya.

Arya mengatakan sekretaris kementerian BUMN dan para deputi akan diberikan penugasan baru ke direksi sejumlah BUMN. "Tugas deputi sementara akan dilakukan Plt dari asdep masing-masing," ucap Arya. 

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry mengaku sudah menerima kepres tersebut. Fajar menyampaikan kepres tertulis tanggal 14 November lalu, namun dia baru menerimanya hari ini. 

"Kepres sudah diterima, Kepres (tentang) pemberhentian," kata Fajar. 

Kepres tersebut telah diterima sekretaris kementerian BUMN dan juga semua deputi. Fajar menyampaikan tugasnya di deputi sementara digantikan Heri Purnomo selalu pelaksana tugas (plt) Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media. Fajar mengaku diberikan pilihan untuk menangani BUMN di sektor industri.

Pantauan Republika.co.id, Sekertaris Kementerian BUMN dan seluruh deputi menyempatkan diri foto bersama di Kantor Kementerian BUMN pada Jumat (18/11) petang. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA