Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Telkom Indonesia Open 2019 Dorong Lahirnya Atlet Profesional

Senin 18 Nov 2019 14:02 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Direktur Human Capital Manajemen Telkom Indonesia Edi Witjara (kedua dari kiri) bersama Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) Miranda Goeltom (kedua dari kanan), Ketua Badan Pembina GABSI Michael Bambang Hartono (paling kiri), serta Ketua TelkomGroup Bridge Club Rakhmad Tunggal Afifuddin (paling kanan) usai membuka secara resmi turnamen bridge terbuka “Telkom Indonesia Open” (TIO) di Auditorium Telkom Landmark Tower, Jakarta, Jumat (15/11).

Direktur Human Capital Manajemen Telkom Indonesia Edi Witjara (kedua dari kiri) bersama Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) Miranda Goeltom (kedua dari kanan), Ketua Badan Pembina GABSI Michael Bambang Hartono (paling kiri), serta Ketua TelkomGroup Bridge Club Rakhmad Tunggal Afifuddin (paling kanan) usai membuka secara resmi turnamen bridge terbuka “Telkom Indonesia Open” (TIO) di Auditorium Telkom Landmark Tower, Jakarta, Jumat (15/11).

Foto: telkom
Telkom Indonesia Open 2019 digelar 14-17 November.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Human Capital Manajemen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Edi Witjara bersama Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) Miranda Goeltom membuka turnamen bridge terbuka 'Telkom Indonesia Open' (TIO), Jumat (15/11). Turnamen yang berlangsung pada 14 - 17 November 2019 ini memperebutkan piala bergilir Direktur Utama Telkom, Piala Direktur HCM dan hadiah total Rp 215 juta.

Baca Juga

Telkom Indonesia Open 2019 mengusung tema 'Goes to Millennials' yang bertujuan untuk menumbuhkan minat dan prestasi olahraga bridge di kalangan milenial. Khususnya di TelkomGroup.
 
Direktur Human Capital Management Telkom, Edi Witjara mengatakan, Telkom menyambut baik diselenggarakannya kembali Telkom Indonesia Open 2019. Menurutnya, olahraga bridge melatih orang untuk terbiasa memiliki perencanaan dan strategi.

photo
Direktur Human Capital Manajemen Telkom Indonesia Edi Witjara (kedua dari kiri) bersama Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) Miranda Goeltom (kedua dari kanan), Ketua Badan Pembina GABSI Michael Bambang Hartono (paling kiri), serta Ketua TelkomGroup Bridge Club Rakhmad Tunggal Afifuddin (paling kanan) membuka secara resmi turnamen bridge terbuka “Telkom Indonesia Open” (TIO) di Auditorium Telkom Landmark Tower, Jakarta, Jumat (15/11).

Dia mengatakan hal hal tersebut sangat bermanfaat dalam menjalankan perusahaan sebesar Telkom. Bridge adalah permainan dengan konsep yang sejalan dengan apa yang dilakukan oleh semua karyawan TelkomGroup, yakni mengumpulkan data, mengolahnya kemudian memutuskan, dan bertindak. 
 
“Kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pengembangan olahraga nasional  dalam rangka membangun SDM Unggul menuju masyarakat digital Indonesia,” ucap Edi Witjara yang juga merupakan pembina Tellkom Group Bridge Club (TGBC).

Ia mengapresiasi insiatif komunitas TGBC yang telah menyelenggarakan turnamen bridge ini.  Ketua Umum PB GABSI Miranda Goeltom menyampaikan terima kasih kepada TelkomGroup yang turut melakukan pembinaan olahraga bridge. Telkom  menjadi satu-satunya perusahaan yang mampu menyelenggarakan turnamen bridge secara teratur dan bahkan sukses menyelenggarakan turnamen bridge skala internasional pada tahun 2018.
 
TIO merupakan turnamen bridge terbesar di Indonesia yang memperebutkan Piala Bergilir Direktur Utama Telkom. Kompetisi ini menurutnya selalu berhasil menghadirkan atlet-atlet kompeten dari seluruh Indonesia.

Sebelumnya, turnamen ini bernama Dirut Telkom Cup kemudian berlanjut menjadi TIO sampai sekarang. TIO diikuti oleh 140 tim peserta. Sistem pertandingan terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu internal turnamen, main event, dan swiss event.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA