Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Tetap Berkembang Ditinggal Jack Ma, Ini Dia Kunci Sukses Alibaba

Senin 18 Nov 2019 10:23 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Tetap Berkembang Ditinggal Jack Ma, Ini Dia Kunci Sukses Alibaba. (FOTO: Reuters/Carlos Barria)

Tetap Berkembang Ditinggal Jack Ma, Ini Dia Kunci Sukses Alibaba. (FOTO: Reuters/Carlos Barria)

Tanpa Jack Ma, Alibaba terus sukses dan berkembang.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Pada saat berkunjung ke Indonesia tahun lalu, Jack Ma membagikan pengalamannya dalam mengembangkan Alibaba. Ia menyebut bahwa kunci keberhasilannya adalah kepercayaan (trust).

Menurutnya, kepercayaan konsumen merupakan jantung utama perusahaan yang harus dijaga, selain karyawan. Jika diurutkan, konsumen nomor satu, karyawan nomor dua, dan kepercayaan dari kedua-duanya adalah nomor tiga.

Chairman NextICorn Daniel Tumiwa mengatakan, aspek itulah yang menjadi kunci sukses Alibaba tetap berkembang meski kini transisi kepemimpinan dari Jack Ma ke Daniel Zhang. Namun, publik dan investor tetap percaya penuh pada keseriusan dan kinerja bisnis Alibaba sehingga penjualan sahamnya selalu dinanti.

Baca Juga: Ditinggal Pendiri, Alibaba Terus Berekspansi, Startup Indonesia Harus Belajar

"Jack Ma menegaskan bahwa Alibaba yang didirikan pada 1999 harus bertahan sampai seratus tahun. Untuk merealisasikan visi tersebut, Jack Ma dan timnya mengembangkan sistem kepemimpinan yang menghargai cara baru," ungkap Daniel.

Karena itu, meski Jack Ma sudah tak lagi aktif, Alibaba tetap jadi kesayangan investor. Tak heran, walau ekonomi China stagnan, Alibaba tetap menghasilkan pendapatan sebesar 114,92 miliar yuan (US$16,15 miliar) pada kuartal April-Juni 2019 atau naik 42% dari tahun sebelumnya. Ini bukti bahwa ekosistem Alibaba sudah sangat tangguh.

Kini, perusahaan yang bermarkas di Hangzhou dengan sekitar 103 ribu karyawan di seluruh dunia itu mengoperasikan pusat data di 10 negara di luar China dan telah memperluas jaringan logistik ke Asia Tenggara dan Eropa.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA