Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Pilot Sakit, Batik Air Mendarat Darurat

Ahad 17 Nov 2019 20:25 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Teguh Firmansyah

Batik Air

Batik Air

Foto: Dian Kandipi/Antara
Batik Air menyebut pendaratan darurat sudah sesuai dengan prosedur penerbangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6548 rute Jakarta-Kupang mengalami pendaratan darurat di Bandara El Tari, Kupang. Batik mendarat darurat karena masalah kesehatan pilot.

Baca Juga

Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan operasional penerbangan tersebut sudah sesuai dengan proseur.

Danang menjelaskan sebelum menurunkan ketinggian, pilot in command merasa adanya gangguan kesehatan. “Ini dengan indikasi pusing berat sehingga membuat konsentrasi terpecah dan lemas,” kata Danang, Ahad (17/11).

Dia memastikan seluruh kru yang bertugas bekerja berdasarkan prosedur dan tindakan yang tepat. Danang menuturkan pilot juga sudah mendapatkan pertolongan pertama setelah mengalami gangguan kesehatan tersebut.

Selanjutnya, dengan komando kopilot diputuskan penerbangan akan mendarat dalam keadaan darurat. “Kondisi ini sudah sesuai tindakan operasional penerbangan dalam buku manual,” ujar Danang.

Menurut Danang, seluruh awak kokpit sudah dilatih untuk terbang sendiri dan menjalankan ketentuan. Lalu pada akhirnya, pesawat mendarat di Bandaea El Tari pada 12.46 WITA.

“Setelah pesawat berada di landas parkir apron dan pada posisi sempurna, pilot segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit,” tutur Danang.

Sebagai langkah antisipasi agar penerbangan selanjutnya tidak terganggu, Danang mengatakan Batik Air sudah menerbangkan pesawat pengganti dari Bandar Udara Internasional Juanda, Jawa Timur (SUB) ke Kupang. Dengan begitu menurutnya dapat meminimalisir dampak yang timbul agar operasional Batik Air yang lain tidak terganggu.

Dalam penerbangan tersebut, Batik Air membawa tujuh kru dan 148 tamu. Sebelum diberangkatkan, pesawat Airbus 320-200 CEO registrasi PK-LUF sudah melalui pemeriksaan lebih awal dan seluruh kru menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan laik terbang.

Pesawat Batik Air pada penerbangan tersebut lepas landas pada 09.12 WIB dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Sementara jadwal mendarat di Kupang dijadwalkan pada 12.40 WITA.
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA