Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

25 Persen MA dan MTs Belum Miliki Jaringan Internet Cepat

Sabtu 16 Nov 2019 11:45 WIB

Rep: Arie Lukihardianti / Red: Agus Yulianto

Sejumlah anak Sekolah Dasar SD Negeri Muara saat belajar mengenal internet, di Muara, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.

Sejumlah anak Sekolah Dasar SD Negeri Muara saat belajar mengenal internet, di Muara, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.

Foto: Antara
Gerakan Donasi Kuota (GDK) diluncurkan XL Axiata sejak Agustus 2017.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG - - Sekitar 10 sampai 25 persen Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Jawa Barat (Jabar) belum memiliki jaringan internet cepat. Menurut Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Abudin, mereka umumnya berlokasi di daerah pelosok yang terpencil.

"Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan jenjang di bawahnya hampir semua belum memiliki jaringan internet cepat," ujar Abudin pada Penyaluran Gerakan Donasi Kuota PT XL Axiata, Tbk. Bagi 70 MA di 20 Kabupaten/Kota di Jabar. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Head Trade & Channel Central Region XL Axiata, Andi Fitri Wardhani, di Gedung BKM, Bandung, Jumat (15/11).

Abudin mengatakan, jenjang pendidikan MI ke bawah umumnya masih melakukan ujian negara dengan cara konvensional, belum berbasis komputer. Sementara jenjang MA dan MTs sudah 100 persen ujian negara berbasis komputer.

Saat ini, kata dia, sudah ada sekitar 650 Madrasah Negeri dan Swasta di Jabar yang menerapkan digitalisasi. Pihaknya menargetkan, hingga akhir 2019 sudah 1.300 Madrasah Negeri dan Swasta yang menerapkan teknologi digital. Saat ini, jumlah madrasah Tsanawiyah di Jabar ada 3 ribu sedangkan Aliyah 1.309.

"Dari cakupan daerah atau lokasi Madrasah yang sudah melaksanakan program Madrasah 4.0, sampai saat ini sudah menjangkau 27 kota/kabupaten. Sebagian besar di antaranya mendapatkan dukungan akses data yang XL Axiata melalui Gerakan Donasi Kuota," paparnya.

Gerakan Donasi Kuota (GDK) diluncurkan XL Axiata sejak Agustus 2017. Sementara kerja sama XL Axiata dalam program Digitalisasi Madrasah yang diinisiasi Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) sudah berlangsung sejak Juli 2019.

Menurut Group Head Central Region XL Axiata, Rd Sofia Purbayanti, sejak diluncurkannya kerja sama kedua pihak, XL Axiata terus memperluas penyaluran donasi kuota data ke ratusan Madrasah Aliyah (MA) di berbagai daerah. Khusus untuk Jawa Barat (Jabar), donasi disalurkan kepada 70 MA yang berada di 20 kota/kabupaten.

“Internet cepat telah menjadi kebutuhan dasar di setiap lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk di MA. Kami sangat mengapresiasi program Madrasah 4.0 dan sangat antusias untuk mendukung program tersebut melalui GDK," katanya.

Sofia mengatakan, secara bertahap XL Axiata akan menyalurkan donasi kuota data kepada total 579 MA yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga akhir 2019. Setelah Jabar akan menyusul penyaluran di tujuh provinsi lain hingga akhir tahun ini.

Pemilihan Madrasah penerima donasi dilakukan oleh Kementerian Agama, disesuaikan dengan jangkauan jaringan layanan data milik XL Axiata. Karena itu, kata dia, perluasan penyaluran donasi GDK akan disesuaikan dengan perluasan jaringan data 3G dan 4G XL Axiata.

Paket donasi GDK berupa fasilitas akses internet cepat lengkap dengan perangkat router dan kuota sebesar 20 GB (giga byte) per bulan selama satu tahun kepada setiap MA. Mekanisme penyaluran donasi kuota akan dilakukan dengan menyertakan perangkat router XL Home, sehingga bisa dibagikan secara simultan ke 32 perangkat smartphone atau laptop yang digunakan para siswa dan pengajar. 

Mekanisme ini, kata dia, sekaligus untuk memastikan donasi bisa dimanfaatkan secara efektif dan kolektif. Selain itu,  penerapan sistem pengawasan yang tertuang dalam perjanjian antara XL Axiata dengan setiap Madrasah penerima donasi.

Seperti proses distribusi GDK lainnya, kata dia, kuota yang disalurkan untuk program ini juga berdasarkan pembelian kuota Xtra Combo oleh setiap pelanggan. XL Axiata akan mengalokasikan kuota data sebesar 25 MB dari setiap transaksi pembelian kuota Xtra Combo oleh pelanggan yang di dalamnya telah termasuk harga paket dan PPn. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA