Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Tanpa Google, Performa Bisnis Konsumen Huawei Makin Kuat

Sabtu 16 Nov 2019 11:40 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Meski Tanpa Google, Performa Bisnis Konsumen Raksasa Teknologi China Ini Masih Tokcer!. (FOTO: TechCrunch)

Meski Tanpa Google, Performa Bisnis Konsumen Raksasa Teknologi China Ini Masih Tokcer!. (FOTO: TechCrunch)

Huawei Consumer Business Group terus tumbuh kuat di pasar global.

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta -- Huawei Mobile Services mengadakan APAC Huawei Developer Day (AHDD) yang pertama di Singapura mulai Rabu (13/11/2019), bersama lebih dari 150 mitra bisnisnya di seluruh wilayah Asia Pasific.

Huawei Consumer Business Group terus tumbuh kuat di pasar global. Huawei merupakan penyedia ponsel pintar kedua terbesar di dunia, dengan pengapalan mencapai 200 juta unit dari Januari hingga Oktober 2019. Pengapalan produk Huawei lainnya juga meningkat stabil dibandingkan tahun lalu -PC (+214%), smart audio (+233%), dan wearable (+272%).

“Inilah saat yang tepat bagi kami untuk memperkenalkan Ekosistem Huawei karena kami sekarang memasuki fase evolusi setelah 30 tahun di industri ini. Ekosistem kami berakar di Huawei Mobile Services dan sesuai dengan strategi ‘1+8+N’ kami. Ekosistem ini membantu para mitra kami untuk mempercepat inovasi diital dengan mengintegrasikan bisnis mereka ke dalam platform kami,” kata President, Huawei Consumer Cloud Service, Zhang Ping’an dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Meski Enggan Bergantung ke Amerika, Raksasa China Ini Masih Butuh Google, Karena . . . .

Di bawah strategi ‘1+8+N’, smartphone diwakili dengan Satu (1) di tengah atau pusat, dan mitra Ekosistem HUAWEI terhubung di angka Delapan (8) mendukung perangkat-perangkat untuk terhubung sepenuhnya dengan lingkungan IoT yang berisi jaringan tanpa batas (N).

“Di dalam ekosistem, HMS merupakan pusat koordinasi dan manajemen di antara perangkat, aplikasi, dan pengguna yang memaksimalkan pengalaman pengguna. Bersama dengan jaringan 5G kami, sistem yang diperkuat oleh AI, dan solusi komputasi cloud, kami bertekad untuk membangun kehidupan AI yang mulus bagi semuanya,” lanjut Zhang Ping’an.

Huawei Mobile Services Melanjutkan Pertumbuhan yang Stabil di Pasar Global

HMS melayani lebih dari 570 juta pengguna global di lebih dari 170 negara hingga kini. Sampai kwartal ketiga tahun 2019, HMS telah mencapai 390 juta pengguna aktif bulanan di dunia di Huawei AppGallery, dengan lebih dari 180 miliar pengunduhan aplikasi dalam setahun sejak diluncurkan tahun 2018.

Saati ini, terdapat lebih dari 1.07 juta pengembang global yang terdaftar di HMS, dengan lebih dari 50,000 aplikasi terintegrasi ke dalam HMS Core, yang membantu menciptakan versi aplikasi yang kompatibel dengan semua perangkat Huawei.

Di pasar APAC, HMS saat ini menyediakan beragam layanan seperti Huawei ID, Mobile Cloud, Huawei AppGallery, Themes, Huawei Music, dan Huawei Assistant.

Beberapa layanan HMS yang tersedia di pasar APAC antara lain:

  • AppGallery merupakan platform distribusi aplikasi resmi dari Huawei yang mencakup 170 negara dan wilayah dengan 390 juta pengguna aktif bulanan sejak mulai beroperasi di April 2018.
  • Huawei Browser meliputi lebih dari 200 pengguna aktif bulanan. Aplikasi bisa terintegrasi dengan fitur Huawei Ability Gallery dan menyediakan layanan langsung melalui Huawei Browser.
  • Huawei Assistant menawarkan berita yang terpersonalisasi, pengingat agenda, dan masih banyak lagi. Developer aplikasi bisa menghubungkan layanan mereka ke dalam Huawei Assistant untuk mencapai 160 juta pengguna aktif bulanan.
  • Huawei Mobile Cloud dijadwalkan untuk diluncurkan di pasar APAC mulai bulan November 2019, dengan penyimpanan cloud 5GB secara gratis.
  • Quick App memungkinkan pengguna mengakses aplikasi tanpa perlu mengunduhnya. Saat ini, terdapat 2,500 developer yang telah menghubungkan layanan mereka ke dalam platform ini dengan lebih dari 1,000 quick apps yang dirilis di pasar Cina. QuickAppIDE kini tersedia untuk developer global.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA