Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Muenchengladbach Beri Pelatihan kepada Anak-anak Indonesia

Sabtu 16 Nov 2019 08:36 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Akademi sepak bola Young Warrior yang bermarkas di Deutsche Schule Jakarta (DSJ), Tangerang Selatan, Banten mendapat pelatihan singkat dari akademi sepak bola Jerman, Borussia Muenchengladbach pada Jumat (15/11).

Akademi sepak bola Young Warrior yang bermarkas di Deutsche Schule Jakarta (DSJ), Tangerang Selatan, Banten mendapat pelatihan singkat dari akademi sepak bola Jerman, Borussia Muenchengladbach pada Jumat (15/11).

Foto: Republika/Afrizal Rosikhul Ilmi
Borussia Muenchengladbach merupakan pemuncak klasemen sementara Bundesliga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akademi sepak bola Young Warrior yang bermarkas di Deutsche Schule Jakarta (DSJ), Tangerang Selatan, Banten mendapat pelatihan singkat dari akademi sepak bola Jerman, Borussia Muenchengladbach pada Jumat (15/11). Pelatih Young Warrior, Javier Roca mengungkapkan pertemuan awal Young Warrior dengan akademi dari tim yang menduduki peringkat pertama Bundesliga itu terjadi saat Young Warrior mengikuti turnamen sepak bola di Singapura.

 

"Mereka punya home base di Singapura, dan kita bawa banyak anak-anak keturunan Jerman. Dari sana mereka tertarik, akhirnya mereka kontak kita dan ajak kita untuk melakukan coaching clinic dengan dua pelatih langsung dari Jerman dan satu wakil dari Singapura," kata Javier di DSJ, Tangerang Selatan, Jumat (15/11).

 

Javier mengatakan, agenda coaching clinic oleh Muenchengladbach itu masih satu misi dengan "Bundesliga Experience" yang digelar selama tiga hari di Jakarta pada 14-16 November 2019 dengan mengusung semangat "Football As It Meant To Be", yang bertujuan untuk mendekatkan diri dengan penggemar sepak bola di Asia dengan menghadirkan pemain terbaik dunia FIFA tahun 1991, Lothar Matthaus yang dijadwalkan akan bertemu dengan fans pada Festival Fan Bundesliga di Plaza Timur Senayan, Sabtu (16/11). Young Warrior rencananya akan mengikuti festival tersebut.

 

Sementara itu, kepala sekolah DSJ, Peter Hoffmann menyebut coaching yang dilakukan oleh Muenchengladbach sebagai ide yang bagus. Hal itu, kata dia, membuat anak-anak tertarik dan memberikan suasana baru bagi mereka. Selain itu, Peter menilai pelatihan tersebut juga akan menambah motivasi para murid untuk meraih prestasi lebih banyak lagi. "Bisa dilihat anak-anak sangat menyukai dan menikmatinya. Mereka (Muenchengladbach) juga bilang akan kembali lagi ke sini untuk melatih," kata Peter di lokasi.

 

Lebih jauh, Peter mengungkapkan pihaknya telah membangun kerjasama dengan Muenchengladbach untuk melakukan pelatihan bersama. "Kami membangun kerjasama dalam pembinaan Young Warrior, dan kami harap ke depan hubungan kami dengan klub Muenchengladbach semakin baik," ujar Peter.

 

"Akan ada pelatih profesional Jerman yang akan datang melatih, mereka akan datang kembali Juni untuk coaching lagi selama satu minggu, mereka senang dengan sekolahnya dan fasilitasnya," lanjut Peter.

 

Sementara itu, kepala akademi Borussia Moenchengladbach Norman Wittekopf mengatakan tujuannya melakukan coaching clinic terhadap Young Warrior adalah untuk memperkenalkan kompleksitas latihan seperti yang berlaku di akademinya. Menurutnya, kompleksitas dalam latihan akan sangat membantu saat berada dalam pertandingan sebenarnya. Norman menilai para murid di Young Warrior punya potensi untuk berkembang lebih jauh.

 

"Saya rasa mereka punya potensi yang tinggi, prospeknya bagus. Yang terpenting mereka mau belajar dan punya motivasi tinggi," jelas Norman.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA