Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Telkomsel Siap Bantu Kemenkop-UKM Naikkelaskan UMKM

Sabtu 16 Nov 2019 07:03 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Telkomsel Siap Bantu Kemenkop-UKM Naikkelaskan UMKM. (FOTO: Telkomsel)

Telkomsel Siap Bantu Kemenkop-UKM Naikkelaskan UMKM. (FOTO: Telkomsel)

Kemenkop-UKM akan menaikkelaskan sejumlah 60 juta lebih UMKM

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) untuk menaikkelaskan sejumlah 60 juta lebih UMKM yang ada di Indonesia.

Pernyataan ini dituturkan oleh Senior Vice President Enterprise Account Management Telkomsel Dharma Simorangkir usai mendampingi Yose Rizal, Komisaris Telkomsel, menemui Menkop-UKM Teten Masduki di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

"Tadi kami mendapat penjelasan dari Pak Menteri yang intinya adalah bagaimana UMKM yang jumlahnya 60 juta lebih ini bisa naik kelas. Kami siap men-support upaya itu melalui digitalisasi. Kita tahu go digital menjadi cara yang efektif untuk menaikkelaskan UMKM," ujarnya.

Dharma menjelaskan, untuk bisa naik kelas, UMKM harus menaikkan produksinya, lalu dibarengi dengan upaya memperluas pemasaran melalui digitalisasi.

Baca Juga: Jokowi Minta UMKM Dilibatkan di Proyek Infrastruktur dan Rest Area

Menurut ia, Telkomsel baru saja meluncurkan platform 99% Usahaku, yakni layanan Telkomsel khusus untuk UMKM. "Saat ini sudah ada 5 ribu produk UMKM yang sudah tergabung dalam platfrom ini, nantinya akan dikolaborasikan dengan Kemenkop-UKM untuk pemasaran produk UMKM," kata Dharma.

Selain merupakan sarana pemasaran efektif karena menjangkau 98 persen wilayah Indonesia dengan 170 juta pelanggan, platform ini juga bisa menjadi sarana edukasi bagi UMKM.

Platform ini menyediakan berbagai konten pembelajaran (digital learning, artikel informasi bisnis, kisah sukses para pelaku UMKM), forum komunikasi antarpelaku UMKM, ragam solusi layanan UMKM, serta akses cakupan pasar yang lebih luas guna meningkatkan kapasitas penjualan.

Ia mengatakan, selama ini ekosistem UMKM cenderung terpisah, dan dengan digital, semua stakeholders bisa disatukan dalam satu ekosistem yang lebih luas. Penguatan eksosistem ekonomi digital dalam aktivitas bisnis UMKM yang didukung ragam layanan solusi berbasis digital akan terus berkembang jika juga didukung dengan percepatan adopsi teknologi digital oleh para pelaku UMKM.

"Kami berharap kolaborasi bersama komunitas para pelaku UMKM akan memastikan percepatan adopsi ekonomi digital segmen UMKM. Dengan dukungan infrastruktur, konektivitas terluas dan berteknologi terdepan dari Telkomsel, serta ragam solusi segmen UMKM yang sesuai kebutuhan, Telkomsel yakin potensi bisnis UMKM akan semakin berkembang dan bisa meningkatkan kapasitas produksi secara efisien dan terarah," kata Dharma.

Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop-UKM Luhur Pradjarto, yang mendampingi Menteri Teten, mengatakan, kerja sama yang ditawarkan Telkomsel ini sesuai dengan visi dan misi Kemenkop-UKM untuk bisa membuat UMKM dan koperasi naik kelas.

Baca Juga: Diaspora Indonesia, Peluang UMKM Tembus Pasar Global

"UMKM yang diwadahi dalam koperasi banyak memerlukan sentuhan teknologi di mana digitalisasi menjadi solusi yang efektif dan efisien, karena itu kami menyambut baik tawaran kerja sama ini," ucap Luhur.

Selanjutnya, tambah Luhur, dengan menggandeng asosiasi atau komunitas UMKM, Kemenkop-UKM akan melakukan kurasi terhadap produk UMKM yang potensial.

"Kami juga minta Telkomsel untuk mempromosikan produk-produk UMKM yang layak masuk pasar, juga memberikan edukasi pada UMKM agar bisa naik kelas," tandas Luhur.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA