Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Teten Mau Rombak Smesco, Jadi Pusat Peradaban Baru Produk UKM

Sabtu 16 Nov 2019 03:30 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Teten Mau Rombak Smesco, Jadi Pusat Peradaban Baru Produk UKM. (FOTO: Bambang Ismoyo)

Teten Mau Rombak Smesco, Jadi Pusat Peradaban Baru Produk UKM. (FOTO: Bambang Ismoyo)

Kemenkop-UKM) sedang mengkaji konsep baru untuk Gedung Smesco

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM) sedang mengkaji konsep baru untuk Gedung Smesco agar menjadi pusat peradaban baru produk-produk UKM nasional.

Inisiatif terkait konsep terbaru ini merupakan komitmen untuk terus mendorong pertumbuhan daya saing produk-produk UKM nasional. Salah satunya adalah pemasaran produk UKM dari berbagai daerah untuk ditempatkan dalam satu wadah, Smesco Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop-UKM) Teten Masduki mengatakan, pihaknya akan meredesain format Smesco Indonesia agar benar-benar menjadi tempat pemasaran produk UKM yang diminati pasar domestik dan luar negeri.

Baca Juga: Telkomsel Siap Bantu Kemenkop-UKM Naikkelaskan UMKM

Untuk manajemen dan pengelolaannya nanti, pihaknya akan menyerahkan pada Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkop-UKM, yaitu Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM).

Kemenkop-UKM akan menggandeng mitra-mitra yang kompeten untuk memperbaharui konsep Smesco Indonesia sehingga benar-benar menjadi pusat peradaban baru bagi produk UKM.

"Smesco harus diredesain agar produk UKM mampu masuk pada global value chain. Dengan begitu, daya saing produk UKM bisa betul-betul bersaing di pasar domestik atau pasar luar negeri," kata Teten dalam konferensi pers di Co-Working Space, Smesco Indonesia, Jakarta, Jumat (15/11).

Teten saat ini mengaku tengah menunggu dan meminta masukan dari para pelaku dan pemerhati UKM yang sudah berpengalaman agar memfinalisasi konsep baru "One Stop Service" yang digagasnya agar teraplikasi dalam waktu dekat.

Teten menyadari bahwa saat ini Smesco Indonesia yang menyediakan paviliun dari seluruh provinsi di Indonesia masih belum maksimal dimanfaatkan. Tak heran jika pengunjung di Smesco Indonesia pada hari-hari biasa terlihat sepi. Padahal produk-produk UKM yang dijajakan dalam paviliun ini terbilang berkualitas.

Baca Juga: Pemerintah Pangkas Bunga KUR Demi UMKM

"Saya sengaja minta masukan dari penggerak ekonomi sektor UKM karena mereka yang lebih tahu. Menurut saya kalau nanti sudah kebentuk, saya yakin akan mengubah aktivitas di Smesco, kan sekarang ini masih banyak ruangan kosong. Nah, ini kami akan coba rumuskan ulang agar bisa dioptimalkan," sambung Teten.

Dengan konsep baru yang akan diusungnya nanti, diharapkan Smesco Indonesia bisa menjadi tempat berkumpul atau wisata belanja bagi masyarakat, khususnya belanja produk-produk unggulan UKM dari berbagai wilayah. Dipastikan akan ada spot-spot khusus yang bisa menjadi pilihan bagi pengunjung selama berbelanja produk UKM di Smesco Indonesia.

"Ini akan jadi tempat pusat konsultasi dari hulu ke hilir (bagi pelaku UKM), retail gallery sudah ada, tapi nanti juga ada (spot) untuk akurasi produk sehingga bisa memberikan penguatan pada brand lokal. Kami punya ambisi Smesco menjadi pusat peradaban baru UKM," pungkas Teten.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA