Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Mandiri Syariah Gencarkan Sustainable Finance pada 2020

Sabtu 16 Nov 2019 07:15 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolanda

Teller melayani nasabah di Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Kantor Cabang Mayestik, Jakarta, Rabu (30/10).

Teller melayani nasabah di Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Kantor Cabang Mayestik, Jakarta, Rabu (30/10).

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Beberapa SOP disesuaikan agar selaras dengan prinsip keuangan berkelanjutan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) berkomitmen akan menggencarkan program sustainanle finance atau keuangan keberlanjutan. Pada 2020, program ini lebih menyasar kegiatan pemberdayaan masyarakat. 

"Kedepan Mandiri Syariah ingin lebih banyak lagi program-program keuangan berkelanjutan yang akan dikembangkan," ujar Sekretaris Perusahaan Mandiri Syariah, Ahmad Reza, di Cirebon, Jumat (15/11).

Pelaksanaan program ini merupakan amanat dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51 tahun 2017. Peraturan terdebut mengharuskan perbankan mengimplementasikan prinsip keuangan berkelanjutan di dalam operasional dan bisnis.

Reza mengatakan, Mandiri Syariah sudah melaksanakan program ini sejak 2018 lalu. Perusahaan bahkan sudah memiliki departemen yang fokus sebagai koordinator terhadap implementasi program ini.

"Implementasi ini adalah kontribusi Mandiri Syariah untuk merealisasikan 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs dengan tetap memperhatikan triple bottom line atau 3Ps yaitu people, planet and profit," ungkap Reza.

Reza menjelaskan, Mandiri Syariah saat ini telah melakukan beberapa hal terkait dengan implementasi keuangan berkelanjutan. Dari sisi kelembagaan dan tata kelola, Mandiri Syariah telah membentuk unit kerja setingkat departemen yang berfungsi menjadi koordinator implementasi keuangan berkelanjutan.
Selain itu, beberapa SOP telah disesuaikan agar selaras dengan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.

Dari sisi pengembangan kapasitas sumberdaya manusia, Mandiri Syariah telah melakukan sosialisasi intensif tentang keuangan berkelanjutan, mulai dari top level manajemen hingga middle management, walaupun masih terbatas di kantor pusat.

Dari sisi tanggung jawab sosial, Mandiri Syariah telah melakukan program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan melalui program Islamic Sociopreneur Development Program, di bidang ekonomi melalui program Desa Berdaya Sejahtera mandiri, dan kesehatan melalui program Layanan Mobil Ambulance Medis dan Jenazah.

Selain itu, Mandiri Syariah juga melakukan pembangunan tempat ibadah yang diantaranya yaitu pembangunan musala di Gunung Bromo, masjid di Gunung Merapi, dan Masjid Mandiri Syariah di rest area km 166 tol Cipali, Jawa Barat.

"Kami berharap implementasi keuangan berkelanjutan ini berdampak terhadap bisnis Mandiri Syariah secara berkelanjutan," ujar Reza.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA